//
Menu

30 Okt 2020, 15:10 WIB

Ditemukan Potongan Perahu dan Jala Ikan, Nelayan Hilang Diterjang Ombak Tegalbuleud Sukabumi

Potongan perahu yang ditemukan di sekitar Muara Cibuni, tepatnya di Kampung Kubangsari RT 02/05 Desa Wangun Jaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Buhori (60 tahun), nelayan yang hilang setelah perahu yang dinaikinya dihantam gelombang di perairan Tegalbuleud Sukabumi. Petugas mencari Buhori hingga ke perbatasan perairan Sinar Laut Agrabinta Cianjur Selatan.

Tim gabungan yang terdiri dari Sarda Kabupaten Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Petugas Penanggulanan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap dan Tegalbuleud, Tagana Tegalbuleud, Rapi Lokal 08 Sukabumi, Pemuda Pancasila (PP) Tegalbuleud, Rukun Nelayan Ujung Genteng, Paguyuban Nelayan Ujung Genteng, Pokmaswas Ujung Genteng, serta warga sekitar melakukan penyisiran hingga ke perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur dengan berjalan kaki dan menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA: Dihantam Gelombang, Satu Nelayan Hilang saat Mencari Ikan di Perairan Tegalbuleud Sukabumi

Dari pantauan sukabumiupdate.com, pencarian itu dilakukan di sekitar Muara Cibuni, tepatnya di Kampung Kubangsari RT 02/05 Desa Wangun Jaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Di lokasi tersebut juga ditemukan potongan perahu jenis fiber dengan nama Maha Raja Abadi yang notabene merupakan perahu yang dihantam gelombang di perairan Tegalbuleud pada Kamis (29/10/2020) sekira pukul 19.30 WIB.

Lokasi terhantamnya perahu dengan lokasi ditemukannya potongan perahu dan jala ikan berjarak sekitar 10 kilometer dan terhalang oleh Muara Cibuni. 

"Saat ini ada dua pos pencarian. Pertama di Kampung Karanganyar jalan baru perairan Tegalbuleud. Kedua di Kampung Kubangsari Desa Wangun Jaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur," ujar Sarda Kabupaten Sukabumi Ewin Wasito kepada sukabumiupdate.com, Jumat (30/10/2020).

"Pencarian masih dilakukan dengan menyisir sepanjang pantai, baik jalan kaki dan pakai kendaraan sepeda motor," jelasnya menambahkan.

Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng  Asep Jeka menambahkan, hingga saat ini Buhori (60 tahun) belum ditemukan. Sementara korban selamat atas nama Sobana (43 tahun) dievakuasi ke rumahnya di Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Perahu Dihantam Gelombang Tinggi di Tegalbuleud Sukabumi, Nelayan Asal Lampung Hilang

"Ada sedikit luka lecet di gelang tangan kirinya bekas tali tambang jeriken," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, perahu jenis fiber milik ND Putra dengan mesin 15 PK mengalami kecelakaan laut di perairan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/10/2020). Akibatnya, satu nelayan bernama Buhori (60 tahun) dinyatakan hilang.

Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng Asep Jeka mengatakan, perahu milik warga Kampung Ujung Genteng RT 01/01 Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi itu tengah menangkap ikan di perairan Tegalbuleud.

Dalam perahu itu diketahui terdapat anak buah kapal (ABK) bernama Sobana (43 tahun), warga Kampung Citamiang, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap dan Buhori sebagai nahkodanya. Buhori sendiri merupakan warga Kampung Bojonggaling, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di area mushola SPBU Lodaya, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Parlemen Jepang telah mengeluarkan Undang-undang untuk memberikan vaksin Covid-19 seluruh warga negara dengan biaya yang ditanggung pemerintah pusat. Dilansir dari Tempo.co, Undang-undang tersebut dikeluarkan setelah majelis tinggi parlemen...

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Cabang Cibadak melakukan penggiliran aliran air untuk sebagian wilayah layanan. Kepala Cabang Perumda AM TJM Cabang Cibadak Wini Andriani mengatakan penggiliran aliran ini dilakukan karena debit...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisioner Ombudsman, Adrianus Meliala, mengatakan ada dugaan maladministrasi dalam penyaluran alat pelindung diri (APD) untuk keperluan Pilkada 2020. Adrianus mengatakan, sebanyak 72 persen atau 22 dari 31...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya