//
Menu

26 Okt 2020, 15:34 WIB

Gelar Mimbar Bebas Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa Blokade Jalan Depan Balai Kota Sukabumi

Mimbar bebas di depan Balai Kota Sukabumi. | Sumber Foto:CRP 8

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Sukabumi melakukan blokade jalan dalam kegiatan mimbar bebas menolak UU Cipta Kerja, Senin (26/10/2020). 

Kegiatan mimbar bebas tersebut diikuti oleh mahasiwa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (HIMASI).

Pantauan di lokasi, puluhan mahasiswa tersebut mulai berada di depan Balai Kota Sukabumi sekira pukul 12.00 WIB. Bukan hanya itu, beberapa mahasiswa terlihat sedang menyampaikan aspirasinya melalui kreasi pentas seni, puisi, dan orasi.

BACA JUGA: Resmi! Secara Lembaga DPRD Kota Sukabumi Tolak UU Cipta Kerja, Ini Respon Mahasiswa

Dalam aksinya itu, mahasiswa melakukan blokade di ruas Jalan R Syamsudin sehingga membuat pengendara yang melintas di kawasan tersebut harus putar arah dan masuk mengambil arah ke Jalan Cikole Dalam.

Informasi yang dihimpun, Cipayung Plus Sukabumi akan menggelar kegiatan mimbar bebas pada tanggal 26-27 Oktober 2020.

Perkiraan massa aksi mencapai 70 orang dan akan terus berlangsung sampai sore hari dan dilanjut besok.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : CRP 8
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keterbatasan fisik tidak menghalangi Rinta Cahyani (13 tahun) untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru ngaji. Rinta mengalami kelainan sejak lahir pada matanya, namun ia tidak pernah mengeluhkan...

Oleh: dindasifa26@gmail.com – Netizen  Selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Semenjak pandemi Covid-19 meruak di Indonesia, semua aktivitas yang mengharuskan untuk berkerumun atau berkumpul dikurangi, bahkan dihentikan. Termasuk Kegiatan Belajar...

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi secara kelembagaan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas beredarnya video yang salah satunya menyebut LSM dan Media mengobok-ngobok kepala...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya