//
Menu

23 Okt 2020, 22:18 WIB

Momen Saat 21 Rutilahu di Palabuhanratu Direnovasi TNI AL

Danlanal Bandung, Kolonel Laut Batos Leksono (kanan) saat meresmikan karya bakti TNI AL 2020 di Desa Jayanti, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/10/2020).

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati HUT TNI AL ke-75 dan Peringatan HUT Pangkalan Utama TNI AL III ke-70, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut Batos Leksono meresmikan karya bakti TNI AL 2020 di Desa Jayanti dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/10/2020).

Saat diwawancarai, Kolonel Laut Batos Leksono mengatakan, bakti sosial yang dilaksanakan TNI AL merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya warga Palabuhanratu dan Desa Jayanti.

Ia menjelaskan, karya bakti TNI AL 2020 kali ini telah merenovasi 21 unit rutilahu, satu masjid, satu mushola, dua posyandu serta bakti kesehatan umum, penyaluran bantuan paket sembako, bantuan alat kesehatan dan tempat cuci tangan kepada Kepala UPTD Puskesmas Citarik.

BACA JUGA: TNI AL Kumpulkan Warga Palabuhanratu Sukabumi, Bahas Modus Operandi Intelijen Asing

"Dalam peresmian karya bakti ini juga dilaksanakan baksos berupa non fisik, diantaranya khitanan masal serta pembagian paket sembako secara simbolis dan pemberian bahan kontak (bahan bangunan) kepada masyarakat sekitar. Ini sebagai perwujudan kemanunggalan TNI bersama rakyat," jelasnya.

Ia menilai, terpilihnya wilayah Kecamatan Palabuhanratu sebagai sasaran bakti TNI Angkatan Laut, karena memiliki posisi yang sangat strategis, terutama dilihat dari sistem pertahanan negara.

"Pelaksanaan bakti TNI  Angkatan Laut 2020 ini memiliki arti tidak hanya sebatas sebagai misi kemanusiaan saja, tetapi diharapkan dapat memberdayakan masyarakat guna menumbuhkan rasa kepekaan terhadap berbagai kemungkinan ancaman dengan nuansa kebersamaan. Ini juga merupakan salah satu bentuk upaya dalam menjaga tetap utuhnya wilayah NKRI yang kita cintai ini," ujarnya.

BACA JUGA: Kopral Mumung Prajurit TNI AL Asal Sukabumi, Pandai Bernyanyi Dangdut

Ia berharap, giat ini bisa mengatasi masalah sosial kemanusiaan, utamanya dalam peningkatan perekonomian masyarakat. Ia menilai, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini semua elemen masyarakat bersatu perkuat kebersamaan, kesetiakawanan sosial dalam wadah persatuan dan kesatuan.

"Semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial itu harus digencarkan dan diterapkan dalam pembangunan daerah, untuk peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat ditengah-tengah gencarnya program pembangunan nasional dan percepatan pembangunan daerah serta peningkatan ketahanan nasional dalam rangka mendukung pertahanan negara," sambungnya.

BACA JUGA: Warga Bantu TNI AL Bersihkan Sampah di Pantai Cipatuguran Sukabumi

Batos Leksono juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap semangat, taati aturan pemerintah, dengan selalu menjaga jarak, gunakan masker dan rajin cuci tangan sebagai salah satu upaya pemutusan mata rantai terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19," tandasnya.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keluhan nyeri dada tak bisa diremehkan. Apalagi jika nyeri itu terasa sampai tembus ke bagian punggung. Banyak penyakit yang memicu nyeri dada dan bisa juga disebabkan komplikasi....

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya