Menu

23 Sep 2020, 22:53 WIB

Heboh Warga Panen Ikan Mati, Ada Apa di Sungai Cimandiri Sukabumi?

Salah satu warga saat menunjukan ikan mati hasil tangkapannya di pinggir Sungai Cimandiri, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam dua hari terakhir, warga Kampung Cipicung tengah, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi dihebohkan dengan penemuan banyaknya ikan di pinggir aliran Sungai Cimandiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian penemuan banyaknya ikan mati di pinggir Sungai Cimandiri itu berlangsung sejak Selasa (22/9/2020) sekira pukul 09.00 WIB, saat warga akan berangkat ke kebun.

"Iya kemarin, awalnya saya akan berangkat ke kebun, melihat ikan di pinggiran Sungai Cimandiri, saya turun. Dikira masih hidup, ternyata sudah mati," ujar Husen Hamid (30 tahun), warga sekitar kepada sukabumiupdate.com, Rabu (23/9/2020).

Husen selanjutnya memberitahukan hal itu kepada warga lainnya dan sontak membuat warga yang lain turut mendatangai lokasi tersebut.

BACA JUGA: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi Ungkap Penyebab Ikan Mati di Mekarsari

Ikan mati yang ditemukan di pinggir Sungai Cimandiri Sukabumi.

"Nah kemarin itu masyarakat sekitar ramai-ramai turun ke Cimandiri menangkap ikan dan mendapat banyak. Ikan-ikan itu mati diduga keracunan," jelasnya.

"Kayanya ikan pada mati itu keracunan air limbah, karena biasanya juga gak seperti itu walaupun aliran air Sungai Cimandiri besar atau banjir," tandasnya.

Sementara itu, warga lainnya, Rudi mengatakan sejumlah warga banyak mendapat ikan mati itu. Bahkan, ada salah satu warga yang mendapat ikan sebanyak kurang lebih 10 kilogram dalam sehari kemarin.

"Dari puluhan warga yang mencari ikan, mendapat ikannya bervariasi, ada yang dapat 4 hingga 5 kilogram. Bahkan ada yang mendapat sampai 10 kilogram," timpalnya.

"Sekarang mulai berkurang gak seperti kemarin. Banyak ikannya, ada jenis gabus, menga, dan ikan-ikan kecil yang biasa hidup di sungai, seperti nila dan mujair," tukas Rudi.

Reporter : NANDI
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN, Heri Antoni melangsungkan Reses III tahun 2020 di tiga lokasi berbeda, di Daerah Pemilihan (Dapil IV). Lokasi pertama di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia yang disiapkan untuk mewakili Tanah Air di ajang Moto2 tahun depan juga bakal merintis akademi pembalap untuk program pembinaan atlet balap sejak dini. "Dunia...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

SUKABUMIUPDATE.com - Platform media sosial Facebook memiliki standar komunitas yang ketat. Kendati ada kebebasan berbicara sebagai konsekuensi demokrasi. Standar komunitas ini juga menyeleksi berita-berita yang diunggah pengguna di Facebook. Melansir...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya