Menu

05 Agu 2020, 16:30 WIB

Heboh Ritual Penghapusan Dosa Disebut di Cikidang Sukabumi, Camat: Hoax!

Tangkapan layar dari video yang merekam para wanita dibantu seorang pria menyelam ke dalam sungai. Video tersebut diduga sebuah ritual. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video ritual tentang penghapusan dosa yang dilakukan oleh beberapa orang wanita di sungai beredar di grup-grup WhatsApp. Beredar kabar kalau ritual tersebut dilakukan di daerah Cikidang, Kabupaten Sukabumi. 

Dalam video tersebut, seorang pria memvideokan dan membimbing ritual tersebut. Kemudian seorang pria membantu para wanita itu menyelam ke dalam sungai. Video tersebut disebut-sebut di Cikidang karena adanya deretan pohon sawit. 

BACA JUGA: Studi: Ganja Digunakan dalam Ritual Keagamaan Yahudi Kuno

Menanggapi video tersebut, Camat Cikidang, Zatmika menegaskan, ritual tersebut bukan terjadi di Cikidang. Zatmika sudah berkordinasi dengan semua pihak untuk mencari tahu kebenaran dari video tersebut. Hasilnya, tidak ada tempat serta tidak ada yang mengenali warga dalam video tersebut.

"Beberapa hari ke belakang tersiar adanya video yang menerangkan seolah-olah masyarakat kami ada kegiatan pemurtadan, setelah kami berkonsultasi dengan para tokoh masyarakat, tokoh alim ulama, termasuk beberapa kepala desa, bahwa video tersebut tidak benar atau hoax," ujar Zatnika, Rabu (5/8/2020).

BACA JUGA: Dalih Temui Roh Kekasih, Ari Jalani Ritual Jalangkung di Rumah Kosong Depok

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Cikidang, Deden Zaenal Mutaqin menyatakan bahwa video tersebut hoax. "Sampai saat ini di Kecamatan Cikidang (yang terdiri) 12 desa tidak ada indikasi pemurtadan. Intinya sampai saat ini, Alhamdulillah di Kecamatan Cikidang tidak ada pemurtadan seperti yang di video itu," tegasnya. 

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri alias hubungan inses yang terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan tes usap massal diprioritaskan untuk daerah-daerah dengan risiko penularan yang tinggi. Hal ini disampaikan Doni menjawab desakan agar pemerintah melakukan 3T,...

SUKABUMIUPDATE.com - Penetapan dan pengambilan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi melahirkan euforia. Nomor urut pasangan calon dikapitalisasi dalam berbagai sudut pandang, bahkan sampai pada pendekatan mistik. Pasangan...

SUKABUMIUPDATE.com - Demi menjaga keamanan dan ketertiban pada Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2020, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi akan menerjunkan ribuan Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya