Light Dark

Pasutri di Nyalindung Sukabumi Diserang Gerombolan Bermotor saat Masak 

Sukabumi | 10 Jul 2020, 03:05 WIB
Muri, terluka di kepala setelah diserang gerombolan bermotor di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/7/2020) malam. Selain Muri, istrinya juga menjadi korban penyerangan. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Korban kebrutalan gerombolan bermotor di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani perawatan. 

Korban yang merupakan pasangan suami istri atau pasutri Muri Hidayat (22 tahun) dan Kharisma Maharani (21 tahun) ini diserang secara membabi buta pada Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. 

BACA JUGA: Kelompok Bermotor Bacok Pasutri Muda di Nyalindung Sukabumi

Saudara korban, Wildan Yudistira (21 tahun) mengatakan, akibat kejadian ini Kharisma Maharani atau Risma mengalami luka didada dan tangan keseleo. Sedangkan Muri, mengalami luka bacok di bagian kepala belakang. "Risma (luka di) dada, tangan keseleo dan rahang bengkak. Muri kepala (kena) dibacok," kata Wildan, Kamis (9/7/2020).

Wildan menyatakan, peristiwa penyerangan Gerombolan Bermotor itu terjadi di bengkel milik kakak Muri. 

"Kebetulan itu saudara saya. Jadi suami istri itu lagi masak di bengkel pinggir jalan. Tidak tahu tanpa sebab, si anak motor itu langsung melakukan pembacokan. Bengkel rusak dan suami istri kena bacokan," kata Wildan.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

OKSA BC

Reporter