Menu

08 Jul 2020, 16:05 WIB

Korban Bertambah, Dinkes Dirikan Posko Keracunan Massal di Selaawi Nagrak Sukabumi

Korban keracunan makanan tengah diobservasi di Puskemas Nagrak | Sumber Foto:SUKABUMIUPDATE/SYAHRUL

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah korban keracunan massal setelah menghadiri acara Aqiqah di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi bertambah. Sebagian besar dari korban ditangani oleh posko yang didirikan di lokasi keracunan yaitu Kampung Selaawi.

Kepala Puskesmas Nagrak, Yuyun Wahyuni mengatakan jumlah korban keracunan makanan hingga Rabu pukul 14.40 WIB tercatat 93 orang.  Sembilan pasien dirujuk ke RSUD Sekarwangi, lima orang masih dirawat di Puskesmas Nagrak, dan 79 pasien lainnya sudah dipulangkan.

"Usia rata-rata yang terkena kasus keracunan ini dewasa dan lansia. Posko dibuka di tempat kejadian atas kerjasama Dinkes Kabupaten Sukabumi dan masyarakat," ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (8/7/2020).

BACA JUGA: Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak, Ini Kondisi Korban Keracunan Nagrak Sukabumi

Salah seorang warga yang saat ini masih dirawat di PKM (Puskesmas) Nagrak mengakui jika kondisi badannya masih sangat lemah. Yanah (50 tahun) menuturkan bahwa sering merasakan mual dan sekali-kali diare..

“Sudah tidak lagi demam, tinggal mual dan lemesnya. Pusing dan muntah-muntah sudah enggak, tapi masih diare," tandasnya.

Yanah mengaku mulai merasakan gejala keracunan tak lama setelah mengkonsumsi makanan dari acara aqiqah tetangga dekat rumahnya. Ia tidak merasakan rasa atau aroma aneh dari makanan tersebut, namun ia mengakui makanan sudah dalam keadaan dingin.

 

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Soal dugaan klaster Covid-19 , juru Bicara Patra Jasa Rina Martha membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan Graha Pertamina.  Mengutip Tempo.co, penghentian dilakukan karena ada prosedur protokol kesehatan yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal Rusia MV Rhosus memulai pelayarannya membawa 2.750 ton amonium nitrat dari pelabuhan di Batumi, Georgia dengan tujuan akhir Mozambik di satu hari tahun 2013. Mengutip Tempo.co, kapten...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Widi Mulia tak nampak saat Dwi Sasono diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Menurut pengacara aktor 40 tahun ini, personel B3 tersebut sibuk dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dipastikan bakal mendapat uang insentif sebesar Rp 1 juta sebagai pengganti biaya bensin atau ongkos ketika melakukan pemeriksaan. Ketua Tim Peneliti dari Fakultas...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya