Menu

23 Mei 2020, 11:15 WIB

H-1 Lebaran, Warga Berdesakan di Pasar Palabuhanratu Abaikan PSBB

H-1 menjelang hari raya Idul Fitri, warga nampak memadati pasar-pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi, diantaranya Pasar Semi Modern Palabuhanratu yang disesaki pembeli sejak Sabtu (23/5/2020) pagi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - H-1 lebaran, warga nampak memadati pasar-pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi, diantaranya Pasar Semi Modern Palabuhanratu yang disesaki pembeli sejak Sabtu (23/5/2020) pagi.

Ketika berada di dalam pasar, warga mengabaikan jaga jarak atau physical distancing, mereka berkerumun disetiap toko pakaian dan kios sembako. Sedangkan disisi lain, Kecamatan Palabuhanratu menjadi salah satu daerah yang melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2. Sehingga pasar buka pagi dan tutup pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA: Pasar Palabuhanratu Disesaki Pembeli Saat PSBB, Camat: Toko-toko Non Pangan Buka

Beragam alasan diungkapkan warga ke luar di tengah pandemi Corona. "Untuk belanja sembako dan beli pakaian untuk anak, mau tidak mau harus ke luar, karena kebutuhan untuk lebaran mau bagaimana lagi," ungkap Neng Lidia (29 tahun) warga Palabuhanratu.

Lidia mengaku tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan mencuci tangan saat akan memasuki pasar, meskipun tidak di pungkiri saat berada di dalam pasar Lidia harus berdesak-desakan dengan orang lain.

BACA JUGA: Jaga Jarak Saat PSBB, Pintu Masuk Keluar Pasar Palabuhanratu Disekat

"Ini memang sangat berbahaya bisa saja mungkin orang di sekitarnya terpapar virus Covid-19, tapi saya sudah mematuhi protokol kesehatan nanti pun sampai rumah ganti pakaian dan mandi," terangnya.

Warga lainnya Supriadi (36 tahun) mengatakan sudah mengetahui bahwa Palabuhanratu saat ini sedang memberlakukan PSBB, namun begitu dirinya nekat pergi ke pasar karena harus memenuhi kebutuhan Lebaran.

"Sudah menjadi kebiasaan menjelang lebaran membeli kebutuhan. Takut juga sih sama virus Corona ini, tapi saya pikir sudah mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, lagian saya tidak lama di pasar," singkatnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya