Menu

22 Mei 2020, 14:15 WIB

Viral Video Pemuda Diamuk Massa di Pasar Yulius Usman Kota Sukabumi, Ini yang Terjadi?

Seorang pemuda yang diamankan polisi di Pasar Yulius Usman Kota Sukabumi | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi meminta secara paksa atau pemalakan kepada pedagang terjadi di kawasan Pasar Yulius Usman Kota Sukabumi. Namun pedagang yang merasa dirugikan dengan para pemalak ini tak diam. Alhasil, pemalak itu diamuk massa. 

Dalam video berdurasi 14 detik yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pemuda yang menggunakan kemeja motif kotak-kotak nampak sempoyongan kemudian diamankan polisi dibantu beberapa orang pria berseragam satpam. Rupanya pria yang babak belur itu merupakan salah satu pemalak pedagang pasar. 

BACA JUGA: Bawa Golok, Penipu Tewas Diamuk Massa di Cibolang Sempat Mengaku dari Cianjur

Sukabumiupdate.com, menelusuri kebenaran video tersebut kepada pedagang di kawasan Pasar Yulius Usman Kota Sukabumi. Pedagang membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi Jumat (22/5/2020) antara pukul 10.00 WIB-11.00 WIB.

Menurut pedagang seluruhnya ada tiga pria yang melakukan pemalakan. Para pemalak yang beraksi dibawah pengaruh alkohol itu ditemukan membawa daging ayam dan sayuran. "Buktinya ada ayam dan sayur-sayuran. Pemalak sebanyak tiga orang usia di bawah 30 tahun," ucap pedagang yang tak ingin disebutkan namanya.

BACA JUGA: Jambret Handphone di Cibolang Sukabumi Tewas Diamuk Massa

Pedagang pasar yang geram dengan perilaku para pemalak itu kemudian melawan. "Tiga orang itu melawan dalam keadaan mabuk sehingga mendapat pukulan dari warga," jelasnya.

Pedagang tidak ada yang mengenali tiga orang pria pemalak yang kini diamankan pihak kepolisian tersebut. "Ketiga orang tersebut bukan pengurus pasar. Tidak ada yang kenal," jelasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya