//
Menu

03 Apr 2020, 16:28 WIB

Kurangi Aktivitas di Sekitar Setukpa, Ada Pengalihan Arus di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi

engalihan arus Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi di beberapa titik, Jumat (3/4/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi, petugas kepolisian melakukan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi, Jumat (3/4/2020).  Informasi yang dihimpun, rekayasa lalu lintas Jalan Bhayangkara dilakukan di tiga titik.

Diantaranya Simpang Gang Isnen atau Simpang Kabandungan, lalu Simpang Jalan Karamat, dan Simpang Skip Jalan Sriwedari Kota Sukabumi. Polisi pun berjaga di lokasi sambil memberikan imbauan.

BACA JUGA: Polri Sebut 300 Siswa Positif Corona Versi Rapid Test Tengah Diisolasi di Setukpa Kota Sukabumi

Pengemudi angkot yang melintasi Jalan Bhayangkara telah disediakan rute alternatif. Angkot trayek 14 warna putih dapat melintasi rute Gang Isnen - Jalan Kabandungan - Parungseah - Jalan Kopeng - Jalan Karamat.

Kemudian untuk angkot trayek 15 warna kuning, dapat melintasi rute Simpang Karamat - Jalan Karamat - Jalan Bhineka Karya - Jalan Parungseah - Jalan Kabandungan - Gang Isnen.

BACA JUGA: Satu Positif Corona, Status Kota Sukabumi Zona Merah?

Lalu di Jalan Skip, dialihkan di tempat pencucian mobil. Dari Simpang Isnen bagi warga yang ada keperluan di pencucian mobil dan ke toko sembako masih bisa lurus, tapi di depan Santika diputararahkan.

Masih Menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Daerah, Polresta Sukabumi dan Setukpa Lemdikpol Polri terkait pengalihan arus lalu lintas ini.

BACA JUGA: Polri Sebut 300 Siswa Positif Corona Versi Rapid Test Tengah Diisolasi di Setukpa Kota Sukabumi

Seperti diberitakan sebelumnya, Polri memastikan saat ini ada 300 siswa Setukpa Polri tengah menjalani isolasi diri di dalam komplek pendidikan tersebut. Mereka berstatus ODP (orang dalam pantauan) Covid-19 setelah hasil rapid test positif.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keluhan nyeri dada tak bisa diremehkan. Apalagi jika nyeri itu terasa sampai tembus ke bagian punggung. Banyak penyakit yang memicu nyeri dada dan bisa juga disebabkan komplikasi....

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya