Menu

26 Mar 2020, 08:15 WIB

Objek Wisata Puncak Buluh di Jampang Kulon Sukabumi Tutup Sementara

Objek wisata alam panorama Puncak Buluh di Desa Karanganyar, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, ditutup sementara sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata alam panorama Puncak Buluh di Desa Karanganyar, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, ditutup sementara sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona dan Covid-19.

Menurut Sekdes Karanganyar, Ayan Suratman mengatakan, tempat wisata tersebut ditutup sejak Senin 16 Maret 2020.

BACA JUGA: Pemkab Sukabumi Minta Jembatan Gantung Situ Gunung dan Cimalati Ditutup, yang Lain?

"Kami sudah mengkonfirmasi pengelola wisata alam tersebut yakni pihak Perhutani KPH Sukabumi dan menurut (pengelola) sudah ditutup. Ditutup mulai dari tanggal 16 Maret 2020," jelasnya.

Dengan demikian, Pemerintah Desa (Pemdes) berharap warga ataupun pengunjung bisa memaklumi penutupan Puncak Buluh karena demi kebaikan bersama sebagai upaya pencegahan virus Corona. Penutupan tempat wisata tersebut, kata Ayan sesuai dengan surat edaran Dinas Pariwisata.

BACA JUGA: Menelusuri Jalur Puncak Buluh, Jalan Alternatif Menuju Jampangkulon dan Ujunggenteng

Sementara itu, salah satu pemilik warung diojek wisata Puncak Buluh menuturkan banyak pengunjung yang datang, namun mereka tidak bisa masuk dan kembali lagi.

Menurut pedagang yang enggan disebutkan namanya ini, penutupan objek wisata berpengaruh terhadap pendapatan. Namun pedagang sadar bahwa penutupan objek wisata di tengah wabah Corona ini untuk kebaikan bersama.

"Sedikit banyaknya ada juga pengaruh terhadap omset, namun yah mau gimana lagi," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya