Menu

19 Mar 2020, 11:15 WIB

PT Longvin Sukabumi Cari Pemilik Akun Penyebar Hoaks Buruh Kena Corona

PT Longvin di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen perusahaan PT Longvin, geram dengan adanya kabar hoaks yang menyebutkan buruh di perusahaan garmen yang ada di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tersebut terinfeksi virus Corona atau Covid-19. 

Manajemen pun mencari atau melacak kemudian melaporkan pemilik akun Facebook yang menyebarkan kabar tersebut. "Hari ini akan kita lacak dan akan kita laporkan ke Polsek Parungkuda," ujar HRD PT Longvin, Dindin Nasrudin kepada sukabumiupdate.com, Kamis (19/3/2020).

BACA JUGA: Viral Buruh di Sukabumi Idap Corona, PT Longvin Parungkuda: Itu Hoaks

Sebelumnya, screenshoot atau tangkapan layar soal info buruh terjangkit virus Corina beredar di grup-grup WhatsApp pada Selasa (17/3/2020). Screenshoot itu menunjukan dua orang saling mengomentari penyebaran Corona di pabrik-pabrik garmen di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya disebutkan pabrik milik perusahaan PT Longvin. 

Dindin menegaskan hal itu merupakan hoaks. Dia menyatakan semua buruh yang berkerja di perusahaannya sampai sehat. "Berita di Sosmed itu hoaks," ujar Dindin.

Dindin menjelaskan, pihak perusahaan sudah mengantisipasi mencegah penyebaran Corona dengan pemeriksaan suhu tubuh dan memakai makser. Aturan itu berlaku untuk semua buruh, staf dan pimpinan perusahaan.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ada kalanya Anda kehabisan ide pembicaraan saat bersama pasangan. Padahal ada banyak topik pembicaraan yang bisa mendekatkan hubungan dengan pasangan. Dilansir dari tempo.co, cara mencari topik pembicaraan...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga negara asing asal Rusia bernama Maksim Markelov (24) diduga membuat keonaran dan dianggap meresahkan masyarakat di Kawasan Pererenan, Mengwi, Badung, Bali. "Iya, jadi Tim Pengawasan Orang Asing...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari Soebekty mengatakan ada indikasi komersialisasi penggunaan alat rapid test Covid-19. “Karena bisa jadi ini hukum ekonomi bekerja,” kata Lely dalam diskusi Perspektif...

SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu resep tertua dari makanan manusia berupa adonan yang terdiri dari air dan tepung. Perpaduan dua bahan itu menciptakan rupa yang tak menggugah selera sama sekali:...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya