Menu

22 Peb 2020, 13:45 WIB

Pelajar Jadi Korban Pembacokan, MAN 1 Cibadak Sukabumi Diliburkan 

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MAN 1 Cibadak diliburkan setelah adanya peristiwa pembacokan terhadap siswa kelas X MAN 1 Cibadak, Raisad Laksana P, Sabtu (22/2/2020). | Sumber Foto:CRP 5

SUKABUMIUPDATE.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MAN 1 Cibadak diliburkan setelah adanya peristiwa pembacokan terhadap siswa kelas X MAN 1 Cibadak, Raisad Laksana P, Sabtu (22/2/2020). 

Pada Sabtu paginya, pelajar MAN 1 Cibadak melakukan salat jenazah, doa dan pengajian di sekolah. Kemudian pulang lebih cepat karena mau melayat ke rumah Raisad di Kampung Cipanggulaan RT 06/02, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. 

BACA JUGA: Kronologi Pembacokan Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi

"Pagi siswa-siswi ini datang ke sekolah kemudian melakukan salat jenazah, doa bersama kemudian ngaji yasin. Kemudian siswa-siswi dan guru pulang sekitar pukul 11.00 WIB, untuk melayat ke rumah duka," ujar Baehaki (Mang Bae), penjaga sekolah.

Peristiwa tragis dialami Raisad, pelajar kelas X MAN 1 Cibadak ini meninggal dunia akibat luka bacok pada tubuhnya, Jumat (21/2/2020). Kejadiannya dalam perjalanan pulang menyaksikan pertandingan futsal.

BACA JUGA: Pembacokan Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Terjadi Usai Tanding Futsal

Ketika itu korban bersama teman-temannya pulang dengan cara konvoy setelah menyaksikan pertandingan futsal di Al Kausar, Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda. Dalam pertandingan final itu, MAN 1 Cibadak menang melawan SMAN 1 Cicurug.

Korban dibonceng temannnya dan ada banyak juga pelajar MAN 1 Cibadak yang pulang dengan menyewa angkot. Setibanya di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya Jalan Siliwangi, Kampung Cipanggulaan RT 003/001, Desa Pondokoso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, korban dan teman-temannya dihadang dan diserang sekelompok pelajar lain. 

BACA JUGA: Dibacok di Parungkuda, Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Tewas

Setelah itu kemudian terjadilah pembacokan tersebut. Korban, Raisad mengalami luka bacok di bagian punggung sebelah kiri. Korban pun dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong. 

Selain korban meninggal, dalam kejadian ini ada dua pelajar MAN 1 Cibadak yang juga terluka yaitu Firman (16 tahun) dan Siti Nurhasanah (16 tahun). Saat itu Firman juga mengendarai motor dan Siti di dalam angkot yang disewa. 

Baehaki mengatakan, Firma dan Siti tidak terluka serius. "Tidak terluka serius," jelasnya.

Reporter : CRP 5
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya