Menu

21 Peb 2020, 18:45 WIB

9 Rumah Kena Dampak, Warga Benteng Sukabumi Belum Tahu Kelanjutan Double Track KA

Warga berjalan di rel KA di daerah Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (21/2/2020). Warga belum mengetahui secara pasti kelanjutan rencana pembangunan double track KA Sukabumi-bogor. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Kelanjutan rencana pembangunan jalur ganda atau double track kereta api Sukabumi-Bogor nampaknya belum diketahui secara pasti oleh warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Padahal terdapat sejumlah bangunan di daerah yang bakal terkena double track.

BACA JUGA: Lima Desa di Parungkuda Sukabumi Terdampak Double Track, Camat: Dinilai Tim Appraisal

Ketua RT 05/04 Kelurahan Benteng, Sugiman (66 tahun) mengatakan, belum mendapar informasi tentang pelaksanaan proyek double track di daerahnya. Adapun pada bulan November atau Desember 2019 lalu, sudah mulai ada pendataan rumah yang nanti akan terkenda proyek double track.

"Pendataannya saat itu langsung dari PJKA, saya hanya menyaksikan," kata Sugiman kepada sukabumiupdate.com, Jumat (21/2/2020).

BACA JUGA: Warga Parungkuda Sukabumi Soal Double Track KA: Ganti Rugi Belum Ditandatangani Gubernur

Sugiman mengatakan, di wilayahnya tersebut, terdapat sembilan rumah dengan sebelas Kartu Keluarga (KK), yang nanti akan terdampak oleh pembangunan double track. Kendati demikian, Sugiman menyebut bahwa status tanah dari rumah-rumah tersebut memang merupakan milik PT KAI.

"Belum ada informasi lagi, kompensasi juga belum ada. Belum tahu nanti penghitungannya seperti apa, kemungkinan penghitungannya dari bangunan, karena tanahnya milik PJKA," jelasnya.

Menurut Sugiman, hingga saat ini rumah permanen dan semi permanen tersebut masih ditempati oleh warga. Sugiman berharap, pemerintah bijaksana kepada warga yang terdampak double track. "Kalau warga sih ya inginnya ada kompensasi," tukas Sugiman.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama diminta oleh petani untuk segera menangani kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal itu disampaikan oleh petani pada saat Reses yang dilakukan di...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelayanan Kantor Telkom cabang Cicurug, Kabupaten Sukabumi sementara ditutup. Hal itu disampaikan kepada masyarakat melalui surat bertuliskan "Pelayanan Sementara Ditutup" yang disematkan pada pos satpam. Kabar beredar, penutupan ini...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya