Menu

19 Peb 2020, 20:45 WIB

Titik Longsor di Jalur Geopark Ciletuh dan Selatan Sukabumi Aman Dilalui Kendaraan

Petugas saat melakukan evakuasi material longsor di jalan provinsi ruas Puncak Darma-Palangpang di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Kini jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan karena evakuasi material longsor rampung.  | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah titik di jalan provinsi di jalur Geopark Ciletuh dan selatan Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya tertutup longsor kini sudah dapat dilintasi kendaraan.

BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan, jalur lalu lintas yang sudah aman dilalui yaitu dari Loji ke Ciwaru di Kecamatan Ciemas. Lalu jalur Ciwaru-Jampang Kulon-Surade. Kemudian Jalur Ciwaru-Puncak Aher.

BACA JUGA: Hujan Seharian Sukabumi Selatan Dikepung Banjir dan Longsor, BPBD Catat 18 Titik Bencana

Jalur-jalur tersebut dapat dilalui karena evakuasi material longsor telah selesai dilakukan. Sebelumnya, sejumlah jalur-jalur tersebut tertimbun longsor pada Minggu (16/2/2020).

"Tadi siang sudah selesai pelaksanaan pembersihan material longsor. Jalur sudah aman," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman.

BACA JUGA: Hujan Deras Batalkan Proses Evakuasi Material Longsor di Puncak Darma GCP Sukabumi

Sementara itu, Kepala Sub Unit Pengelola (KSUP) 4 Bina Marga Sukabumi, Entis Sutisna menyatakan, Jalan provinsi ruas Puncak Darma-Palangpang di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, sudah bisa dilalui kendaraan baik roda empat atau roda dua pada Rabu (19/2/2020).

"Operasi (evakuasi dan membersihkan material longsor) selesai. Untuk ruas Puncak Darma-Palangpang sudah bisa dilalui kendaraan mobil dan motor. Cuma tetap berhati-hati karena masih ada sisa material yang (membuat jalan) licin," jelas Entis.

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya