Menu

17 Peb 2020, 20:41 WIB

Tak Berpotensi Tsunami, Gempa di Laut Selatan Sukabumi Akibat Pergerakan Dua Lempeng

Titik gempa yang mengguncang kawasan selatan Sukabumi Senin petang (16/2/2020) | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Warga pesisir selatan Sukabumi Senin petang (17/2/2020) dikejutkan dengan guncangan gempa yang cukup kuat namun berdurasi singkat. Gempa dangkal dengan kekuatan 4.9 magnitudo yang terjadi sekitar pukul 19.11.46 WIB ini menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Feofisika) tidak berpotensi tsunami.

Dalam rilis yang diterima redaksi sukabumiupdate.com, episenter pada koordinat 7,36 LS dan 106,03 BT, atau berlokasi di laut pada jarak 91 km Barat Daya Lebak, Banten pada kedalaman 10 kilometer. Jenis gempa dangkal ini akibat aktifitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam kebawah Lempeng Eurasia.

BMKG mencatat dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Cikotok, Cihara Panyauangan, Bayah, Malingping, Rangkasbitung, Ciptagelar, Cilograng, Pandeglang, Banjarsari dan Sukabumi dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). 

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tulis Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho.

BACA JUGA: Pajampangan Bergetar Diguncang Gempa Dangkal 4,9 Magnitudo di Laut Selatan

Hingga pukul 19.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. “Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkasnya.

Selain wilayah yang disebutkan dalan rilis BMKG tersebut, sejumlah warga di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi juga merasakan getaran gempa cukup kuat. Mulai dari Cisolok hingga wilayah Ciemas dan Waluran.

 

Reporter : NANDI
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya