Menu

23 Jan 2020, 21:30 WIB

Heboh Bangkai Binatang Mirip Cacing Laut di Ujung Genteng Sukabumi, BMKG: Perlu Diteliti

Bangkai hewan laut mirip cacing laut penuhi pesisir pantai Bagalbatre Ujung Genteng Sukabumi, Kamis (23/1/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Palabuhanratu menyebut tak ada fenomena alam tertentu di pesisir Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Bangkai Cacing Laut di Bagalbatre Ujunggenteng Sukabumi, DPRD Jabar Kontak KKP

Hal itu menyusul fenomena aneh di pantai Ujung Genteng yang dipenuhi bangkai binatang berlendir menyerupai cacing laut hingga mengeluarkan bau busuk, Kamis (23/1/2020).

"Sejauh ini, berdasarkan pantauan kami belum ada fenomena apa-apa. Mungkin itu dari arus bawah laut yang deras sehingga membawa binatang seperti cacing laut itu terdampar ke daratan," ujar Staf Observatori BMKG Palabuhanratu, Rafdi Ahadi kepada sukabumiupdate.com, Kamis malam.

BACA JUGA: Bangkai Diduga Cacing Laut Penuhi Pesisir Bagalbatre Pantai Ujunggenteng Sukabumi, Bau!

Untuk itu, Rafdi mengimbau masyarakat sekitar pantai Ujung Genteng tidak perlu panik dan khawatir, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

"Ini memang harus diteliti secara langsung oleh yang berwenang di bidangnya. Tapi kalau dilihat sekilas itu seperti cacing yang biasa hidup di pasir," pungkasnya.

BACA JUGA: Bangkai Paus Terdampar di Kawasan Pesisir Geopark Ciletuh

Diberitakan sebelumnya, fenomena mahluk laut warna merah mirip cacing ini ditemukan di sepanjang pesisir Bagalbatre hingga Kalapacondong, sekitar satu kilometer.

Sejauh ini belum ada penjelasan pihak berwenang dan ahli soal fenomena tersebut. Untuk mengantisipasi bau busuk yang menyengat warga kemudian mengubur bangkai binatang tersebut di pinggir pantai.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku baru akan mempertimbangkan karantina wilayah secara parsial apabila hasil pemeriksaan Covid-19 sudah bisa didapat. Sebelumnya, Fahmi mengaku sudah mengirim sampel 60 warga...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya