Menu

20 Jan 2020, 23:09 WIB

Saling Tatap jadi Salah Paham, Kampung Parungseah Sukabumi Sempat Mencekam

Suasana di Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/1/2020) malam. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi pada Senin (20/1/2020) malam, mendadak ramai dijaga aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI. Suasana juga menjadi lebih mencekam.

BACA JUGA: Dua Ormas Bentrok, Nyalindung Sukabumi Mencekam

Saat ditelusuri, Ketua RW 04 Desa Parungseah Heru Darmawan mengatakan, ternyata di lokasi tersebut diduga sedang terjadi perselisihan antar warga dari dua kampung yang berbeda. Heru menyebut sempat terjadi aksi perkelahian pada Minggu (19/1/2020) kemarin.

"Jadi kemarin itu sekitar pukul 17.00 WIB, ada perkelahian antara warga saya dengan salah seorang warga Pasirpogor. Perkelahian tersebut bermula karena kesalahpahaman antara warga Pasirpogor yang berinisial T dengan warga kami yang berinisial D," kata Heru kepada sukabumiupdate.com.

Ketua RW 04 Desa Parungseah Heru Darmawan memperlihatkan surat perjanjian damai warganya dengan warga Pasirpogor usai terjadi perkelahian. | Sumber Foto: Oksa BC

Lanjut Heru, sebelum terjadi perkelahian, saat itu D sedang nongkrong di counter handphone. Tak lama berselang T datang, dan keduanya saling bertatapan lalu saling melotot, hingga akhirnya terjadi perkelahian.

"T ini cerita kepada saya, katanya sedang memiliki masalah ekonomi keluarga. Sehingga saat bertemu dengan D, emosinya seakan tidak terkendali," sambung Heru.

BACA JUGA: Mencekam! Duel di Parkiran Pasar Palabuhanratu Sukabumi, Satu Pria Tewas

Heru melanjutkan, perkelahian pada sore kemarin itu sangat mengundang perhatian warga, sehingga banyak yang berkumpul dan berupaya melerai kedua pemuda tersebut. Setelah berhasil dilerai, sambung Heru, kedua pemuda dari dua kampung berbeda itu, dibawa ke rumahnya untuk didamaikan.

"Akhirnya di rumah kami diislahkan, bahkan dibuatkan surat perdamaian di atas materai. Disaksikan pula oleh beberapa pihak. Alhamdulillah semuanya selesai dan berakhir damai," jelas Heru.

BACA JUGA: Mencekam! Gerombolan Bermotor Serang Rumah Warga dan Markas Ormas di Cibeureum Sukabumi

Heru mengungkapkan, ternyata ada salah satu warganya yang mengunggah video perkelahian kedua pemuda tersebut di media sosial. Alhasil, kelompok warga dari Pasirpogor diduga tersulut emosinya dan kembali mendatangi Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi dengan menggunakan sepeda motor pada Senin (20/1/2020) malam.

"Ada sekitar 15 motor yang menurut informasi mereka membawa senjata tajam. Sekitar pukul 19.00 WIB. Alhamdulillah di sini sedang dalam keadaan sepi dan mereka kembali pergi. Sekarang kita sedang mengupayakan langkah terbaiknya seperti apa, supaya tidak sampai terjadi keributan," tandas Heru.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi kian gencar mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Bersama para pemuka agama, Pemkot Sukabumi melakukan penanganan Covid-19 dengan menggencarkan protokol kesehatan melalui gerakan 3M yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecamatan Cidahu merupakan salah wilayah di Kabupaten Sukabumi yang memiliki sejumlah tempat wisata yang tak kalah indah dengan tempat lain.  Hal itu dipicu karena letak geografis kecamatan tersebut...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya