Menu

13 Jan 2020, 09:18 WIB

Terbalik dan Tabrak Tiang Dermaga, Ini Kronologis Perahu Karam di Minajaya Sukabumi

Nelayan menolong korban perahu yang karam di perairan Minajaya, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/1/2020). Lima orang diperahu yang karam selamat. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Cuaca buruk menyebabkan sebuah perahu karam di perairan Minajaya, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/1/2020) malam. 

Perahu bermesin diesel PS 100 dengan bobot 7 ton itu mengangangkut lima orang yang hendak memancing di perairan Cipaku Ciroyom, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Dihantam Ombak Tinggi, Perahu Karam di Pantai Minajaya Sukabumi

Satpol Airud Polres Sukabumi, Brigadir Ade mengatakan, lima orang di perahu tersebut adalah nahkoda bernama Jajang (45 tahun), Maesana alias doran (45 tahun), Kurniawan alias Tanaka (64 tahun), Darman alias Dede (50 tahun) dan pemilik perahu Muhammad Toha (64 tahun).

Ade menjelaskan, sekira pukul 08.00 WIB, perahu tersebut bertolak dari Pantai Palangpang menuju wilayah perairan Ujung Genteng Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Saat itu perahu ditumpangi Jajang, Maesana dan Darman.

BACA JUGA: Terlempar dari Perahu, Cerita Nelayan Ujung Genteng Berenang 2 Jam di Tengah Laut

"Sekira pukul 10.00 WIB Kapal tersebur bersandar di Pantai Bagal Batre Ujung Genteng dan beristiraht sebelum berangkat untuk memancing di wilayah perairan Cipaku Ciroyom, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung," kata Ade.

Sekitar pukul 14.00 WIB kapal tersebut berlayar dari Pantai Ujung Genteng menuju lokasi mancing wilayah perairan Cipaku Ciroyom. Di Pantai Ujung Genteng ini, Muhammad Toha dan Kurniawan naik sehingga diperahu ada lima orang dengan Jajang, Maesana dan Darman.

BACA JUGA: Tabrak Perahu Nelayan Sukabumi, KR Baruna Jaya dalam Tugas Pemetaan Tsunami

Sekira pukul 16.00 WIB kapal tersebut tiba ditujuan wilayah perairan Cipaku Ciroyom dan dilanjutkan memancing. Pada saat dilokasi mancing kondisi ombak sangat besar sehingga memutuskan untuk kembali ke perairan Ujung Genteng. Sekira pukul 17.30 WIB saat diperjalanan pulang kapal tersebut dihempas ombak sangat besar sehingga kapal tersebut mengalami bocor dibagian belakang bawah mesin diesel.

Saat itu mesin masih jalan dan perahu terus diarahkan agar bisa sampai di pesisir terdekat hingga akhirnya perahu masuk ke wilayah perairan Minajaya menuju dermaga Minajaya.

BACA JUGA: Perahu Nelayan Ujung Genteng Rusak Dihantam Ombak Tinggi di Pantai Cidaun

Sekira pukul 19.30 WIB kapal tersebut mendekati wilayah perairan Minajaya untuk mendarat. Pada saat jarak 150 meter ke bibir pantai, perahu tersebut dihempas ombak yang sangat besar sehingga terbalik dan menabrak tiang tanda masuk dermaga tradisional. Saat itu semua lima orang diperahu tenggelam dan berusaha menyelamatkan diri.

"Sekira pukul 21.00 WIB kelimanya dapat diselamatkan oleh nelayan setempat. Tiga orang, Jajang, Maesana dan Muhamad Toha selamat tanpa mengalami luka sedangkan Kurniawan dan Darman dilarikan ke RS Jampangkulon untuk mendapatkan perawatan medis. Pukul 23.00 WIB Kurniawan dan Darman sudah bisa kembali dari RS Jampangkulon. Kurniawan mengalami luka dibagian telapak kaki dan Darman mengalami luka lecet dibagian jari kaki sebelah kanan," tukasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

SUKABUMIUPDATE.com – Kasus tewasnya Raisad Laksana P, siswa MAN 1 Cibadak yang dibacok oleh pelajar sekolah lainnya mengejutkan publik Sukabumi. Korban diserang dan dibacok pelajar lainnya usai menonton pertandingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Umumnya, orang harus tidur selama 8 jam. Tetapi, tidur lebih lama lagi karena begadang malam ternyata tidak baik untuk kesehatan, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan. Sebuah studi baru...

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga Raisad Laksana P meminta penegak hukum agar pelaku pembacokan dihukum seberat-beratnya.  "Kami mengikhlaskan (kematian Raisad) tapi untuk proses hukum kami sangat berharap para pelaku ditangkap dan dihukum...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya