Menu

08 Des 2019, 20:11 WIB

Tanggul Sungai Cibareno Sukabumi Jebol, Warga Kampung Cilumayan Masih Terancam

Tanggul jebol di Sungai Cibareno Kampung Cilumayan RT 02 dan 03, Desa Pasir baru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Tembok tanggul penahan air Sungai Cibareno di Kampung Cilumayan, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi jebol. Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/12/2019) lalu sekitar pukul 17.00 WIB akibat tembok tak mampu menahan derasnya arus sungai.

BACA JUGA: TPT Sungai Cisuda Ambruk, Kantor DPD PKS Kota Sukabumi Terancam

Plt Camat Cisolok, Yat Hidayat menuturkan, jebolnya tanggul sempat membuat warga yang tinggal di bantaran Sungai Cibareno berhamburan ke luar rumah. Terutama masyarakat RT 02 dan 03.

"Warga panik, khawatir rumahnya kebanjiran. Namun alhamdulillah air hanya sampai ke pekarangan rumah, tidak sampai merendam rumah," kata Hidayat kepada sukabumiupdate.com, Minggu (8/12/2019).

BACA JUGA: Rekayasa Jebol Tanggul Pasir Muara Cibuni Berhasil, Banjir Bugeul Tegalbuleud Mulai Surut

Kondisi terakhir, lanjutnya terdapat dua RT di Kampung Cilumayan yang terancam banjir manakala hujan deras kembali mengguyur, terutama rumah yang berada dekat bantaran Sungai Cibareno.

"Kemarin semua warga di dua RT sempat dievakuasi oleh Satgas Linmas Desa Pasirbaru bersama warga setempat, dengan memindahkan ke dataran lebih tinggi. Kondisi saat ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing," tandasnya.

BACA JUGA: Tembok Jebol Diguncang Gempa, Warga Bangbayang Cicurug Ngungsi ke Tetangga

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah mengatakan jumlah kerugian akibat fasilitas umum yang rusak masih dalam pendataan.

"Panjang tanggul yang jebol sekitar 50 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi tanggul 1 meter. Untuk kerugian masih dalam penghitungan. Bantuan yang dibutuhkan saat ini pemasangan bronjong, karena khawatir bila hujan masih terus berlanjut akan mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat Kampung Cilumayan yang meliputi dua RT," ungkapnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu, mengatakan jemaah haji batal berangkat yang tidak menarik setoran pelunasan akan mendapat insentif lebih besar. "Dalam rekening mereka kita tambahi...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua perempuan yang berprofesi sebagai caddy golf di Bogor mendapat teror penyiraman cairan putih berbau busuk. "Gak tau sih itu sperma atau apa, yang jelas bau kaya...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan upacara Pengibaran Bendera Pusaka di Istana Kepresidenan pada 17 Agustus akan digelar secara terbatas. Dilansir dari tempo.co, hal ini dilakukan...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria asal Cisolok, Kabupaten Sukabumi ditemukan tergeletak di Cilebut, Kabupaten Bogor. Ia tergeletak pingsan di pinggir jalan dan di dekatnya ikut berserakan sandal dagangannya. Seorang warganet kemudian...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya