Menu

Senin, 02 Desember 2019, 19:15 WIB

Sumur Beracun yang Tewaskan Tiga Warga Karangtengah Sukabumi Akan Ditimbun Tanah

Kondisi sumur maut yang menewaskan tiga orang di Kampung Kamandoran RT 03/10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Andri Somantri

SUKABUMIUPDATE.com - Sumur maut yang menewaskan tiga orang di Kampung Kamandoran RT 03/10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi akan ditutup. 

Sumur sedalam sembilan meter ini merenggut nyawa menantu dan mertua Ade Rohman (27 tahun) serta Dudung (52 tahun) juga seorang warga lainnya Nurdin (54 tahun). Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (1/12/2019) sore. 

BACA JUGA: Tragis, Tiga Warga Karangtengah Sukabumi Tewas di dalam Sumur Beracun

Kepala Desa (Kades) Karangtengah Gerry Iman Sutrisno mengatakan, sumur terebut akan ditutup dengan cara diurug atau ditimbun tanah. "Iya betul (ditutup) kayaknya diurug atau dibeton," ujar Gerry kepada sukabumiupdate.com, Senin (2/12/2019).

Sumur tersebut ditutup supaya tidak menimbulkan rasa trauma bagi pihak keluarga. Selain itu untuk menghindari kejadian buruk karena sumur tersebut beracun. "Kemungkinan ada gas, racun itu mah jelas," tegasnya.

Menurut Gerry, sumur yang berada di samping rumah Dudung itu baru dua minggu dibuat. Sedangkan didekat sumur terdapat kandang domba, meskipun belum dipastikan apakah gas itu pengaruh dari adanya kandang kambing dekat sumur.

BACA JUGA: Jenazah Korban Sumur Beracun di Karangtengah Sukabumi Dimakamkan di TPU yang Sama

Petaka ini berawal saat Ade Rohman tiba-tiba saja merasakan sesak napas dan terjatuh ke dasar sumur saat memasang mesin penyedot air di dalam sumur Minggu sekitar pukul 15.00 WIB.

Melihat kejadian ini, mertuanya, Dudung berniat menolong. Namun saat berada di dalam sumur, Dudung juga mengalami sesak napas. Sama seperti Ade, Dudung juga terjatuh ke dasar sumur.

BACA JUGA: Tewaskan Aang, Keberadaan Sumur Tua di Cicantayan Sukabumi Diketahui Setelah Ada Korban

Saat itu, Nurdin warga Kampung Kamandoran RT 02/10 sedang mencangkul di sawah tak jauh dari sumur mencoba menolong Ade dan Dudung yang sudah berada di dasar sumur. Namun malang, Nurdin bernasib sama seperti Ade dan Dudung. Nurdin pun mengalami sesak napas dan terjatuh ke dasar sumur.

BACA JUGA: Dua Orang Tewas Dalam Sumur di Cibadak Sukabumi

Warga yang mengetahui kejadian ini lantas meminta bantuan hingga pada akhirnya tiga jenazah berhasil dievakuasi pukul 16.00 WIB oleh Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), SAR, Pramuka Peduli, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Jenazah Ade Rohman, Dudung dan Nurdin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)  yang sama yang berada di Kampung Kamandoran RT 02/10. Mereka dimakamkan berdampingan.

 

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jangan becanda berlebihan di dalam pesawat. Apalagi menyebut soal bom dan bahan peledak. Seorang pria berinisial TH, penumpang pesawat AirAsia, di Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, harus menanggung...

SUKABUMIUPDATE.com - Longsor melanda Kampung Cidadap RT 10/02 Desa Muaradua, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/12/2019) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Longsor terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang mengguyur Sukabumi menyebabkan longsor di sejumlah titik, Jumat (6/12/2019). Bencana tersebut tak hanya terjadi di daerah permukiman saja, tanah yang berada tepat di bawah rel...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepala Polri Jenderal Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Dari salinan Telegram Rahasia yang beredar pada Jumat, 6 Desember...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya