Menu

16 Nov 2019, 13:03 WIB

Longsor di Proyek Double Track Tewaskan Pekerja, Perjalanan KA Sukabumi-Bogor Tak Terganggu

Evakuasi para pekerja yang tertimbun longsor proyek rel ganda atau double track Kereta Api (KA) Bogor-Sukabumi, Sabtu (16/11/2019) pagi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Stasiun Kereta Api (KA) Sukabumi Heru Salam memastikan tak ada gangguan terhadap aktivitas KA Sukabumi-Bogor akibat longsor dilokasi proyek rel ganda atau double track.

Longsor tersebut terjadi di Kampung Cigombong RT 02/07, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/11/2019).

BACA JUGA: Double Track Cigombong – Cicurug Sukabumi Selesai November 2019

"Gak itu (longsor) proyek double track. Perka (Perkeretaapian) normal," ucap Heru kepada sukabumiupdate.com.

Longsor di lokasi proyek jalur ganda atau double track Kereta Api Bogor-Sukabumi terjadi Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB. Beberapa orang tertimbun tebing.

Dalam kejadian ini dua orang diantaranya tewas. Mereka yang tertimbun material proyek merupakan pekerja proyek double track. Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi.

 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti membutuhkan pemain bermental baja untuk berlaga di Piala Asia U-16 2020. "Pemain yang saya inginkan adalah pemain bermental baja," ujar Bima seperti...

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, bersama Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyambangi Koperasi Industri Kerajinan Rakyat (Kopinkra)...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang kuli bangunan digebuki polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara. Dia mengaku diperlakukan seperti binatang dengan digebuki dan diinjak-injak. Kuli bangunan...

SUKABUMIUPDATE.com - Masitoh (59 tahun ) janda asal Kampung Segel RT 18/05 Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi mengaku tak bisa perbaiki rumah yang nyaris roboh. Ia mengaku mengandalkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya