Menu

11 Nov 2019, 17:45 WIB

Pergerakan Tanah Ancam 58 Jiwa di Kampung Cieurih Sukabumi 

Warga menunjukan retakan pada salah satu rumah di Kampung Cieurih RT 01/08, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Keadaan ini terjadi akibat pergerakan tanah. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat 15 rumah rusak akibat bencana pergerakan tanah yang melanda  Kampung Cieurih RT 01/08, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak. Bencana tersebut juga mengancam 58 jiwa di kampung tersebut. 

"12 rumah rusak ringan, 3 rumah rusak sedang. Terdapat 58 jiwa di 18 Kartu Keluarga (KK) yang terancam bencana ini," ujar Kepala Seksi Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman kepada sukabumiupdate.com, Senin (11/11/2019).

BACA JUGA: Pergerakan Tanah, Rumah Warga Kampung Cieurih Sukabumi Retak dengan Kedalaman Tiga Meter

Eka mengungkapkan, diperkirakan tanah menjadi belah hingga mengakibatkan lantai dan dinding rumah warga retak akibat kemarau panjang. Untuk memastikan penyebabnya, BPBD telah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMKG) untuk meriset tanah di kampung tersebut.

"Ini karena cuaca kemarau yang panjang. Kejadian ini kita sudah ajukan ke PVMKG," terangnya.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Mayat berkaos paskibra yang ditemukan di pesisir Pantai Cikelewung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2020) pagi, dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon. "Mayat dibawa ke RSUD Jampang...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban kebrutalan gerombolan bermotor di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani perawatan.  Korban yang merupakan pasangan suami istri atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan bahwa krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 bisa jauh lebih buruk dampaknya ketimbang krisis ekonomi 1998. Pandemi karena Covid-19 ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh hijau merupakan salah satu minuman paling sehat yang disediakan alam. Selain mendetoksifikasi, teh ini juga bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi untuk mendapatkan hasil optimal, sebaiknya...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya