Menu

Jumat, 11 Oktober 2019, 23:00 WIB

BPBD Tegaskan Kemarau Panjang Picu Pergerakan Tanah di Cibadak

Dua tenda pengungsian dibangun di lokasi pergerakan tanah Kampung Benda, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (11/20/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan peristiwa pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kabupaten Sukabumi dipicu akibat kemarau panjang. 

"Itu dapat dipastikan akibat kemarau panjang," kata Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada sukabumiupdate.com, Jumat (11/10/2019) malam.

BACA JUGA: Bantuan Datang, Tenda Pengungsian Dibangun untuk Korban Pergerakan Tanah Cibadak

Daeng mengatakan, kemarau panjang yang melanda tahun ini membuat tanah di kampung tersebut kering. Sehingga minimbulkan retakan yang membesar secara perlahan. "Karena kekeringan tanah menjadi retak dan membesar," ucapnya.

BPBD, kata Daeng, sudah memberikan imbauan kepada warga sekitar untuk tetap waspada dan bila terjadi hal serupa untuk segera melapor. Pihaknya juga masih menunggu hasil penelitian dan kajian resmi dari PVMBG terkait pergerakan tanah tersebut. "Sambil kami terus mengimbau masyarakat apabila terdapat  kejadian serupa untuk melapor," tukasnya.

BACA JUGA: Tak Hanya Cibadak, Daerah di Sukabumi Ini Kerap Dilanda Pergerakan Tanah

Diberitakan sebelumnya, 42 rumah di Kampung Benda, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terancam bencana pergerakan tanah. Dari 42 rumah, sudah ada dua rumah yang rusak akibat kejadian tersebut. Rumah milik Maman Sulaeman (73 tahun) dan Awan (60 tahun) ini retak pada dinding. Bahkan terdapat retakan besar di rumah Awan.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Viral di jagad media sosial Facebook aparat Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Sukabumi Kota melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang belum lama ini. Penangkapan diunggah di akun Facebook...

SUKABUMIUPDATE.com - Kejadian tragis terjadi di Kelurahan Tonrorita Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, setelah salah seorang warga beranama Sampara ditemukan tewas dengan kepala terpenggal, Senin (11/11/2019). Kepala mayat itu,...

  SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat di dalam koper berwarna biru tua, Minggu (10/11/2019) kemarin. Mayat itu tepatnya ditemukan warga di semak-semak pinggir...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang profesor asal Rusia Oleg Sokolov (63) diringkus pihak kepolisian atas tuduhan membunuh dan memutilasi pacarnya sendiri. Kepolisian setempat, menarik tubuh pria itu dari sungai yang dingin dan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya