Menu

10 Okt 2019, 13:40 WIB

Imas Huni Rumah yang Tinggal Separuh Akibat Longsor di Cipetir Sukabumi

Kondisi rumah Imas di Kampung Renged RT 008/003, Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi rusak akibat longsor yang terjadi Selasa (8/10/2019). | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Nasib nahas menimpa Imas Karinawati (45 tahun), warga Kampung Renged RT 008/003, Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, janda beranak empat ini harus tinggal dalam kondisi rumah yang membahayakan pasca bencana longsor yang terjadi pada Selasa (8/10/2019) malam. Akibat longsor ini, rumahnya tinggal separuh saja. 

"Kami terpaksa masih harus tinggal di sini, karena ya mau tinggal di mana lagi. Walaupun memang sampai sekarang suara retakan itu masih sering terdengar," ucap Imas kepada sukabumiupdate.com, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA: Hujan Datang, Rumah di Cipetir Kadudampit Kena Longsor

Imas menuturkan, ia tinggal bersama keempat anaknya, yaitu Rizal Agustian (24 tahun), Annisa Ratu Fauziah (19 tahun), Rizki Abdul Fahri (12 tahun), dan Suci Nurfitri (9 tahun). Suami Imas yang bernama Alm. Usman, telah meninggal sejak delapan bulan silam.

Kondisi rumah Imas di Kampung Renged RT 008/003, Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi rusak akibat longsor yang terjadi Selasa (8/10/2019).

"Peralatan dapur ya pada rusak karena terbawa longsor. Untungnya peralatan mesin jahit yang biasa saya gunakan masih terselamatkan. Jadi bagi masyarakat yang berniat membantu, kami sangat berterima kasih dan kalau bisa bantuannya dalam bentuk uang, agar dapat kami gunakan sesuai kebutuhan di sini," jelas Imas.

BACA JUGA: Mulai Hujan, Sawah di Kabandungan Sukabumi Rusak Akibat Longsor

Sementara itu, Sekretaris Desa Cipetir, N. Hasanah mengatakan, pihak Desa Cipetir telah melakukan pencatatan dan pengajuan terhadap Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Sukabumi, mengenai bencana yang menimpa Imas.

"Pengajuannya sudah. Kami juga mengajukan dalam bentuk material bangunan. Biasanya sih tidak lama suka langsung turun bantuannya," pungkas Hasanah.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Teknologi yang berkembang pesat berdampak besar bagi kita semua, termasuk berdampak juga pada anak-anak. Berbagai macam jenis gadget dengan harga yang bervariasi beredar di pasaran. Handphone (HP)...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyakit bronkitis menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saluran bronkus, yang merupakan saluran udara menuju paru-paru. Bronkitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu akut dan kronis. Lamanya seseorang pulih dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tak mengabulkan tuntutan Jaksa KPK soal pencabutan hak dipilih dalam pemilu untuk Muhammad Romahurmuziy, terdakwa perkara korupsi yang juga bekas Ketua...

SUKABUMIUPDATE.com - Gula merah tak hanya bisa dijadikan pemanis makanan. Gula yang terbuat dari aren ini juga mengandung antioksidan dan nutrisi yang dapat membantu melawan radikal bebas dan memperlambat...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya