Light Dark

Tewas Terbakar, Warga Cibungur Sagaranten Tiga Tahun Lumpuh

Sukabumi | 02 Oct 2019, 12:30 WIB
Satu orang tewas saat peristiwa kebakaran di Kampung Cibungur RT 13/05 Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi terbakar pada Rabu (2/9/2019) siang, sekitar pukul 11.00 WIB. | Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria paruh baya, Ibin (65 tahun) tewas dalam peristiwa Kebakaran di  Kampung Cibungur RT 13/05 Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/10/2019). Ia terjebak sendirian di dalam rumah lantaran tengah sakit stroke sehingga tak mampu berlari. Sementara penghuni rumah lainnya saat itu sedang pergi ke kebun.

"Jadi, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Pak Ibin sudah hampir tiga tahun mengalami stroke dan tidak bisa berjalan, lumpuh. Saat Kebakaran terjadi, Pak Ibin hanya sendirian di rumah," kata Relawan PB BPBD Kecamatan Sagaranten, Jenal Mutakin kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Terjebak di Rumah yang Terbakar, Warga Cibungur Sagaranten Tewas


Advertisement

Diberitakan sebelumnya, peristiwa Kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik itu menghanguskan dua rumah panggung berukuran 6x12 meter milik Japarudin (47 tahun), yang tak lain adalah anak Ibin. Rumah dihuni sembilan jiwa dari tiga Kepala Keluarga (KK).

Kanit Reskrim Polsek Sagaranten, Bripka Nana Sudriyana menjelaskan, korban sudah lama tinggal di rumah anaknya tersebut. Nana menyebutkan, korban ditemukan di atas kasur dengan kondisi badan sudah hangus terbakar. Mobil pemadam Kebakaran kesulitan saat akan memadamkan api lantaran akses jalan yang sempit.


Advertisement

BACA JUGA: Pemiliknya Meninggal, Lahan Kosong Tak Terurus di Perum Cikundul Terbakar

"Api hanya bisa dipadamkan dibantu warga sekitar dengan alat seadanya. Saksi mata, Sunandar (36 tahun), Deden Suherli (36 tahun) dan Jaka (60 tahun) melihat api dengan cepat membesar. Langsung berteriak meminta bantuan ke warga lainnya untuk memadamkan api," beber Nana.

"Pak Ibin yang sakit Lumpuh tak bisa menyelamatkan diri. Tak ada juga yang bisa menyelamatkan karena saat itu api sudah membesar dan melahap seisi rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Jenazah Pak Ibin langsung diuruskan pihak keluarga dan sekitar pukul 17.00 WIB langsung dimakamkan, tak jauh dari rumah duka," pungkas Nana.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter