//
Menu

27 Sep 2019, 21:37 WIB

Minibus Terguling di Letter S Cikidang Ternyata Berisi Rombongan Damkar Jakarta

Korban kecelakaan di belokan Letter S Cikidang saat menjalani perawatan di ruang IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/9/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pengemudi dan lima penumpang minibus Suzuki APV bernomor polisi B 1386 TE terguling di belokan Letter S Cikidang, tepatnya di Kampung Bantarsari, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Kondisi Korban Luka Minibus Terguling di Letter S Cikidang

Pengemudi tak lain adalah Hery Susanto (48 tahun) membawa lima penumpang, diantaranya Rudy Wahyudi (40 tahun), Fikri Linggar Fajri (22 tahun), Nanda Nursukma (25 tahun), Urip Budi Santoso (34 tahun) dan Arman Panggi (35 tahun).

Mereka adalah rombongan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Selatan yang hendak berlibur ke Sukabumi. Rencananya akan berlibur ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

BACA JUGA: Minibus Terguling di Letter S Cikidang, Lima Luka-luka

Akibat kejadian tersebut, empat orang diantaranya harus dirawat di RSUD Palabuhanratu lantaran mengalami luka-luka. Informasi terakhir dari tim medis RSUD Palabuhanratu, kondisinya berangsur membaik.

"Alhamdulillah, kondisi korban tidak terlalu parah, semua baik-baik saja. Masih menunggu rontgen. Nanti kalau kata dokter boleh pulang, ya pulang lagi ke Jakarta, dirawat jalan paling di sana," ujar Samsudin, rekan para korban saat ditemui di IGD RSUD Palabuhanratu, Jumat (27/9/2019) malam.

BACA JUGA: Polisi Beberkan Penyebab Truk Boks Terguling di Letter S Cikidang

Samsudin menjelaskan rombongan saat itu bukan hanya satu mobil melainkan empat mobil. Seluruh rombongan dari empat mobil sebanyak 20 orang

"Kami dari rombongan Damkar dari Jakarta berangkat pagi. Ada empat mobil iring-iringan. Yang tiga mah sudah lewat. Nah mobil keempat ini yang musibah, tiba-tiba hilang kendali. Empat orang dibawa ke rumah sakit, yang dua orang dirawat di Cikidang karena hanya mengalami lecet. Jadi dipijat. Masih nunggu observasi katanya. Kalau boleh pulang, ya pulang. Kalau belum, ya rawat inap dulu," pungkas Samsudin.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi ambruk pada Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 05.00 WIB. Perangkat Desa Rambay Samhudin mengatakan,...

SUKABUMIUPDATE.com – Jumlah petugas medis dan tenaga kesehatan di Indonesia yang wafat akiba Covid-19 tris bertambah. Bahkan - Dalam kurun waktu seminggu pertama bulan Desember 2020, angka kematian tenaga...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemuda Kampung Cipeusing RT 01/05 Desa dan Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, berinisiatif mendirikan Bank Sampah Cipeusing (BSC). Selain untuk memberikan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke Sungai...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, memasuki masa tenang pilkada serentak 2020 ini pihaknya akan melakukan pemusnahan surat suara yang rusak. Ferry menuturkan, format...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya