Menu

14 Sep 2019, 12:00 WIB

Pengajian Berujung Musibah, Cerita Aef Sebelum Keracunan Nasi Uduk Bantargadung Terjadi

Aef Saepuloh (tengah) menceritakan bagaimana kronologis sebelum keracunan massal di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi terjadi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Aef Saepuloh (50 tahun) masih tak menyangka acara pengajian memperingati 100 hari wafat anggota keluarganya berujung musibah. Apalagi setelah nasi uduk yang ia sediakan menyebabkan ratusan orang di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi keracunan.

BACA JUGA: Keracunan Massal Bantargadung, Bupati Minta Dinkes Telusuri Sumber Bahan Menu Nasi Uduk

Aef menceritakan, sejak tiga sampai 40 hari acara pengajian, makanan yang disajikan tak pernah menyebabkan keracunan. "Padahal acara 100 hari ini, air yang digunakan sama. Yang mengerjakan masih itu-itu juga. Tapi entah kenapa acara kali ini masakan yang disajikan bisa menimbulkan keracunan," ujar Aef saat menerima kunjungan Bupati Sukabumi, Jumat (13/9/2019).

Ia mengaku membeli bahan baku di tempat ia biasa membeli. "Saya beli bahan baku seperti telur dan daging ayam di tempat yang biasa, di perbatasan Pasir Suren," imbuhnya.

BACA JUGA: Dinkes Catat Total Korban Keracunan Nasi Uduk di Bantargadung Capai 176 Orang

Aef juga ikut memakan nasi uduk. Ia sempat mengalami pusing dan mual, namun tidak berlangsung lama karena Aef meminum ramuan pucuk daun bambu yang dicampur dengan air kelapa.

"Saya juga makan, tapi pas kerasa sakit perut dan pusing saya minum racikan pucuk bambu di campur dengan air kelapa. Sakit perut dan pusingnya langsung hilang," tandas Aef.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya