Menu

11 Sep 2019, 17:38 WIB

Kondisi Terkini Buruh PT Royal Puspita Korban Keracunan di Parungkuda

Buruh pabrik boneka PT Royal Puspita Parungkuda, Kabupaten Sukabumi dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit lantaran keracunan pada Selasa (10/9/2019) kemarin. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Satu dari dua korban keracunan makanan di Parungkuda sudah diperbolehkan pulang. Korban keracunan merupakan buruh pabrik boneka PT Royal Puspita yang berlokasi di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Dua Buruh Korban Keracunan di Parungkuda Harus Jalani Rawat Inap

Kedua korban tersebut ialah Dede Neraeni (38 tahun) warga Kampung Kelapacarang RT 05/02 Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, dan Maya Rusmayanti (21 tahun) warga Kampung Bojonggenteng RT 06/02 Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Dede Neraeni dan Maya Rusmayanti adalah dua dari 111 korban keracunan pada Selasa (10/9/2019) pada saat jam makan siang. Keduanya harus menjalani rawat inap di RS Altha Medica Parungkuda lantaran mengalami dampak keracunan cukup serius.

BACA JUGA: Buruh Korban Keracunan di Parungkuda Jadi 111 Orang, Polisi Ambil Sampel Makanan

Tim Medis RS Altha Medica, Yogi Agung Priatna mengatakan, salah satu pasien atas nama Maya Rusmayanti sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya berangsur membaik.

"Sudah tidak merasakan mual, pusing dan diare, jadi boleh pulang. Maya meninggalkan rumah sakit sekitar pukul 15.00 WIB," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/9/2019).

Namun untuk korban keracunan lainnya, yakni Dede Neraeni masih harus menjalani perawatan karena kondisinya belum pulih betul. "Kondisinya masih belum membaik. Dede masih merasakan pusing, mual dan diare," tandasnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi Maman Abdurrahman mengatakan, lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Cikidang akan bertambah menjadi 888 hektare dari lahan...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hendar Darsono melakukan reses I tahun Sidang 2019-2020 pada awal Desember 2019 lalu. Banyak yang menjadi catatan pada reses tersebut. Ada delapan titik...

SUKABUMIUPDATE.com - Para ilmuwan telah menciptakan tingkatan lain dari kelas robot. Tidak terbuat dari logam, plastik, dan kabel, tetapi robot ini seluruhnya terbentuk dari sel-sel hidup. Dilaporkan dalam jurnal PNAS,...

Oleh: Eneng Mia Rizkianti  (Mahasiswi Universitas Nusaputra, Prodi Manajemen) Assalamu'alaikum Sukabumiupdate.com Pada awal tahun 2020 ini fenomena yang mungkin masih meningkat ialah bertambahnya angka penggangguran di Indonesia. Pengangguran artinya orang yang tidak...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya