Menu

Selasa, 10 September 2019, 16:31 WIB

Gratis! Ini Penampakan Jembatan Gantung Situ Gunung, Warga: Kalau Beli Tiket Mahal

Pengunjung berbondong-bondong masuk ke jembatan gantung atau suspension bridge Situ Gunung di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Budiono

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kabupaten Sukabumi berbondong-bondong berkunjung ke jembatan gantung atau suspension bridge Situ Gunung di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, hari ini. Pasalnya, untuk tanggal 10 dan 11 September 2019, warga Kabupaten Sukabumi bisa masuk tanpa bayar alias gratis. 

Syaratnya, cuma menunjukan bukti fisik KTP Kabupaten Sukabumi. Pelajar juga bisa asal menunjukan kartu pelajar. Jam gratis masuk suspension bride ini pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB. Gratis masuk suspension bride ini sengaja dilakukan pengelola sebagai bagian memeriahkan hari jadi ke-149 Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Di Tanggal Ini Warga Kabupaten Sukabumi Gratis Jajal Jembatan Gantung Situ Gunung

Warga yang ber-KTP Kabupaten Sukabumi antusias sekali dengan program masuk gratis ini. Sebab apabila beli tiket harganya Rp 50 ribu untuk dewasa. Belum lagi ditambah harga tiket masuk Resort PTN Situ Gunung BB TNGGP.

"Sengaja ke sini memanfaatkan momen. Ini membantu masyarakat yang ingin ke suspension bridge. Soalnya masuk ke sini (tiketnya) mahal juga yah. Rp 50 ribu menyeberang jembatannya. Kalau masuk ke area ini Rp 18 ribu," ujar Wiwi Wijayanti (25 tahun), warga Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat.

BACA JUGA: Menteri Luhut Singgung Soal Sampah di Situ Gunung Sukabumi

Wiwi berharap, tiket masuk suspension bridge bisa lebih murah lagi. Sebab bagi masyarakat perkampungan, harga tiket Rp 50 ribu dianggap lumayan. Sebab satu keluarga paling sedikit empat anggota keluarga.

"Harapannya harus turun lagi (harga tiketnya). Sebab masyarakat dekat sini jarang sekali yang kesini, justru masyarakat luar kota yang banyak datang ke sini," jelasnya.

Sementara itu, petugas tiket Eneng, mengatakan hampir 1.500 pengunjung yang masuk gratis. Menurut dia, warga Kabupaten Sukabumi yang datang dari berbagai daerah termasuk Palabuhanratu. "Kalau untuk anak-anak bisa pakai kartu pelajar," singkatnya.

 

Reporter : BUDIONO
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan buruh yang tergabung dalam Organisasi Serikat Pekerja Suluruh Indonesia (OPSI) berunjuk rasa di depan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Dua Tang milik PT Tang Mas...

SUKABUMIUPDATE.com - Pohon Caringin tumbang di Jalan Bhayangkara tak jauh dari Hotel Santika, Rabu (11/9/2019). Kejadian tumbangnya pohon ini pada pukul 10.15 WIB. Menurut warga pohon tersebut tumbang diakibatkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Misteri hilangnya Dadang (29 tahun), warga Kampung Citeureup RT 35/08 Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi masih menyisakan tanda tanya. Dadang hilang misterius saat hendak memancing di...

SUKABUMIUPDATE.com - Dadang (29 tahun) warga Kampung Citeureup RT 35/08 Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi diduga hilang. Dadang dikabarkan hilang sejak hari Sabtu, 7 September 2019 lalu saat...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya