Menu

05 Sep 2019, 10:02 WIB

Asrama Terbakar, Santri Ponpes Al-Irfaniyah di Kutasirna Sukabumi Tinggal di Masjid

Kondisi asrama santri ponpes Al-Irfaniyah di Kampung Kutasirna RT 09/03, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, yang terbakar Kamis (5/9/2019) dini hari. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan santri pria ponpes Al-Irfaniyah di Kampung Kutasirna RT 09/03, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, terpaksa harus tinggal sementara waktu di masjid setelah asrama yang biasa mereka tempati hangus terbakar, Kamis (5/9/2019) dini hari. Selain bangunan, seluruh pakaian dan kitab milik santri juga ikut terbakar.

BACA JUGA: Kebakaran Landa Asrama Santri di Kutasirna Sukabumi

Saat kejadian para santri sedang tidur di dalam asrama usai menghadiri acara Muharraman di ponpes. Kemudian para santri bangun karena ada yang berteriak kebakaran, sontak seluruh santri keluar dari asrama namun mereka tidak sempat menyelamatkan pakaian serta kitab-kitab.

"Tiba-tiba ada yang membangunkan sambil teriak ada kebakaran. Kami semua pun langsung keluar dan berusaha memadamkan api dengan air yang ada," ujar salah seorang santri.

Sementara itu, Pimpinan ponpes yang juga ketua Yayasan Al-Irfaniyah, K.H. Irfanullah mengatakan, santri yang menempati asrama tersebut adalah santri dari berbagai daerah, seperti Palabuhanratu, Karawang, Bekasi, dan Bandung. Para santri pria, kata Irfanullah, masih duduk di bangku Tsanawiyah.

Untuk sementara waktu, para santri akan tinggal di masjid. "Sementara ya tinggal di masjid," ungkap Irfan.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Para penggali makam untuk jenazah COVID-19 di Jakarta mulai tak bersemangat karena dana insentif yang dijanjikan sebesar Rp1 juta lebih per bulan hingga kini tak kunjung cair. "Kalau...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil dengan omset di bawah Rp1 miliar gratis. "Kami sepakat omset di bawah Rp1 miliar masuk kategori...

SUKABUMIUPDATE.com - Petani kol di Kampung Sukanangon Desa Sukamekar Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi harus menelan pil pahit saat harga jual produk sayuran mereka jauh dari harapan. Ditemui di lokasi, salah...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 92 pemerintah kabupaten/kota terancam sanksi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), karena tidak pernah melakukan pemutakhiran data kemiskinan sejak 2015. Dilansir dari Suara.com, hal ini terungkap dalam rapat kerja...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya