Menu

Jumat, 23 Agustus 2019, 14:47 WIB

10 Ribu Liter Air untuk Warga Purajati Sukabumi

Warga Kampung Purajati, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berbondong-bondong membawa ember, galon serta jeriken ke tempat pendistribusian air yang dilakukan BPBD Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/8/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Purajati, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berbondong-bondong membawa ember, galon serta jeriken ke tempat pendistribusian air BPBD Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/8/2019).

Warga di RT 01 dan RT 02 RW 11 Kampung Cikahuripan ini krisis air bersih akibat kemarau panjang yang terjadi saat ini. BPBD Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan ACT menyalurkan 10 ribu liter air untuk kampung tersebut. 

BACA JUGA: Warga Purajati Cisolok Sukabumi Empat Bulan Krisis Air Bersih

Relawan BPBD Kecamatan Cisolok Andri Firmansyah menyatakan, BPBD akan terus menyalurkan air bersih bagi warga, namun pihaknya meminta masyarakat ataupun pemerintah harus sesuai prosedur dalam mengajukan permohonan bantuan penyaluran air.

"Insya Allah nanti untuk selanjutnya kita salurkan bantuan air bersih sesuai permohonan dari pihak desa setempat," tandasnya.

BACA JUGA: Warga Pasirpetir Warungkiara Dua Bulan Krisis Air Bersih

Sementara itu, ketua RW 11 Fahrudin mengatakan setiap musim kemarau Kampung Purajati pasti dilanda persoalan kesulitan air. Menurut dia, terdapat dua RT di kampung tersebut dengan jumlah 124 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 350 jiwa.

Menurut Fahrudin, dulu pernah ada bantuan sumur bor dari Kapolres namun kondisi daerah tidak memungkinan.

BACA JUGA: Kekeringan, Warga Cidahu Sukabumi Tampung Air dari Pipa PDAM Bocor

"Kami disini bukan tidak ada upaya, dulu pernah ada bantuan dari Kapolres untuk pembuatan sumur bor namun karena kondisi tempat yang berada di atas bukit dan berbatu jadi air sulit ada," ungkapnya.

Sebelum musim kemarau tiba, warga memenuhi kebutuhan air bersih dengan mengambil air bersih dari mata air di pegunungan melalui sistem pipanisasi kemudian ditampung dalam bak. Namun saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, air yang keluar sangat kecil sehingga warga harus mengambil air bersih ke sungai Citiis dengan menggunakan jeriken yang jaraknya lumayan jauh.

BACA JUGA: Krisis Air Bersih, Warga Jujuluk Pasir Randu Sukabumi Mandi Dua Hari Sekali

"Ya harapan warga disini ada solusi dari pemerintah, bantuan pipanisasi atau apa yang penting warga disini tidak mengalami kesulitan air lagi saat musim kemarau seperti saat ini," tandasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dua pimpinan partai politik baru saja melakukan pertemuan khusus. Keduanya tak lain adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi Hendar Darsono dan Bendahara Umum PAN Jawa Barat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sederet pertandingan Liga Champions akan kembali bergulir tengah pekan ini. Laga kali ini sekaligus menjadi jalan terakhir bagi Liverpool, Inter Milan, dan Chelsea untuk merebut tiket sisa...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Deni Hendrawan menegaskan, pihaknya belum menerima laporan terkait dengan maraknya Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ di objek wisata...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan bahwa ancaman hukuman mati kepada koruptor sudah diatur di dalam undang-undang. Namun, hukuman itu tak pernah diterapkan. "Undang-undangnya sekarang ada. Yang...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya