Menu

21 Agu 2019, 10:29 WIB

Gempa Terasa Beberapa Kali di Kabandungan Sukabumi, Siswa SD Tak Masuk Sekolah

Kantor Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Warga di Kecamatan Kabandungan merasakan guncangan gempa hingga empat kali pada Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, merasakan guncangan gempa yang terjadi Rabu (21/8/2019) dini hari tadi. Gempa terasa tak sekali saja, warga merasakan hingga beberapa kali guncangan gempa.

"Iya dari pukul 03.00 WIB sampai pukul 05.30 WIB, tiga kali (gempa)," ujar Elih Rustina, warga Kampung Cipeuteuy RT 04/03, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Rabu (21/8/2019).

BACA JUGA: Gempa Lagi di Sesar Citarik Sukabumi, Kali Ini Lebih Kuat Bermagnitudo 3,9

Saat kejadian, dirinya bersama keluarga yang sedang tidur langsung bangun karena merasa guncangan. Guncangan yang paling besar namun sebentar terjadi pada gempa yang pertama pukul 03.00 WIB. "Semua sedang tidur lalu bangun dan keluar rumah. Tetangga juga pada keluar rumah," ujar Elih.

Gempa, kata Elih, membuat masyarakat panik dan ketakutan. Bahkan beberapa orang murid sekolahnya di SDN Cipeuteuy tidak masuk sekolah. "Murid kelas saya ada dua orang yang gak masuk, alasannya takut gempa," ujar Elih.

BACA JUGA: Sesar Citarik Bangun? Tiga Gempa Berturut-turut di Atas Palabuhanratu

Gempa bermagnitudo 3,9 terjadi pada Rabu (21/8/2019) pukul 03.16 WIB. Dari keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik koordinat gempa di 6.77 LS - 106.52 BT dengan pusat gempa berada di darat 24 km Barat Laut Kabupaten Sukabumi. BMKG memperkirakan, gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Citarik. 

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satreskrim Polres Bogor kembali menangkap pelaku penyebar kabar bohong atau hoaks terkait virus corona melalui media sosial berinisial RD (48) warga Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dilansir dari suara.com,...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya