Menu

21 Agu 2019, 06:30 WIB

Warga Pasirpetir Warungkiara Dua Bulan Krisis Air Bersih

alah satu sumber mata air di Kampung Pasirpetir, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Pasirpetir, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi mulai mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak dua bulan ke belakang.

BACA JUGA: Irigasi Mengering, Puluhan Hektare Sawah di Gunungguruh Gagal Panen

Demi mendapatkan air bersih, beberapa warga Kampung Pasirpetir harus menempuh perjalanan sekitar satu kilometer menuju sumber mata air.

"Kalau saya masih ada sumur. Tapi lihat warga yang lain kalau mengambil air itu ada yang dipikul, ada juga yang menggunakan sepeda motor, sambil bawa jeriken," ujar salah seorang warga setempat, Karta (71 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Selasa (20/8/2019).

BACA JUGA: Krisis Air Bersih, Warga Jujuluk Pasir Randu Sukabumi Mandi Dua Hari Sekali

Karta menuturkan, hingga saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah. Padahal, di wilayah tersebut sudah ada pipanisasi dari sumber mata air ke penampungan. Namun pipanisasi tak berfungsi kecuali menggunakan mesin sedot.

"Mudah-mudahan saja segera ada bantuan dari pemerintah, baik itu mesin sedot maupun supai air bersih," tukasnya.

BACA JUGA: Kekeringan, Warga Cidahu Sukabumi Tampung Air dari Pipa PDAM Bocor

Diwawancarai terpisah, Camat Warungkiara Asep Suhenda mengaku belum menerima laporan dari masing-masing kepala desa mengenai warga yang kesulitan mendapat air bersih.

"Sebaiknya bila ada wilayah yang darurat air bersih segera dilaporkan, terutama para kepala desa di wilayah Kecamatan Warungkiara. Segera didata, supaya bisa diajukan bantuan supai air bersih ke BPBD," singkatnya.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Slamet Budiarto mengkritik langkah Kementerian Kesehatan yang mengeluarkan surat edaran soal aturan penetapan batasan tertinggi untuk pemeriksaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyatakan, sekolah yang berada daerah zona hijau boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka. Namun, Nadiem memberikan catatan bahwa...

SUKABUMIUPDATE.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi akhirnya membentuk panitia khusus (Pansus) Covid-19. Pansus yang akan menyoroti program percepatan penanganan Covid-19 oleh pemerinah daerah di Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus tugas Covid-19 Kota Sukabumi kembali merilis perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi. Dari data hari ini, Rabu (8/7/2020) tak ada penambahan pada pasien positif atau kasus Covid-19 baru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya