Menu

Senin, 19 Agustus 2019, 17:57 WIB

Macet Cor Jalan di Cikembar, Mobil Plat Merah Terobos Antrian Sambil Marah-marah

Anak-anak sekolah terpaksa naik mobil pick up saat sedang perbaikan di Jalan Pelabuhan II kawasan Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi hingga Senin (19/8/2019). | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Perbaikan jalan masih dilakukan di Jalan Pelabuhan II kawasan Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi hingga Senin (19/8/2019). Sistem buka tutup jalur menjadi salah satu opsi dalam mengurai kemacetan saat ruas jalan tersebut dicor.

BACA JUGA: Senyum Pedagang Asongan Dibalik Kemacetan Pengecoran Jalan di Cikembar

Namun insiden kurang terpuji sempat terjadi pada Senin pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Arus lalu lintas yang macet semakin tak beraturan setelah ada satu kendaraan dinas berplat merah nekat menerobos antrian kendaraan. Padahal warga saat itu sedang berusaha mengurai kemacetan.

"Kalau kejadian pastinya saya kurang tahu. Tapi kata anak-anak yang jaga tadi pagi bilang ada mobil plat merah menerobos antrian, memaksa masuk sambil marah-marah. Alasan katanya mau upacara," beber Oki (40 tahun) warga setempat kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Solusi Macet Pabrik di Cikembar, Butuh Jalan Alternatif Dua Desa

Masih kata Oki, dikabarkan sempat terjadi cekcok dan adu mulut. Namun warga yang saat itu sedang bertugas mengurai kemacetan mengalah. Meski kesal, akhirnya warga tetap membuka jalan untuk kendaraan dinas tersebut.

"Padahal waktu itu kendaraan dari arah berlawanan masih melaju. Tapi daripada diperpanjang, kami buka saja. Jadinya, macet semakin parah sampai satu setengah jam. Beruntung ada aparat keamanan yang bantu mengurai kemacetan," tandasnya.

Senada dengan Oki, Haruman (38 Tahun) warga lainnya menyayangkan perilaku tak terpuji itu. Ia menilai dalam kondisi macet akibat pembangunan jalan semacam ini, pengendara bisa lebih sabar.

BACA JUGA: Kemacetan di Cikembar Sukabumi Diperparah Truk Besar Melintas di Jam Masuk Buruh

"Mau itu rakyat biasa, atau pejabat, harusnya bisa saling pengertian. Gara-gara kejadian tadi pagi, anak-anak sekolah, karyawan pabrik, atau pengendara lainnya banyak yang kesiangan. Malah anak sekolah sampai naik dogong (pick up, red) karena angkot telat," singkatnya.

Belakangan diketahui mobil yang menerobos adalah jenis toyota Avanza warna hitam, namun tak ada yang mencatat plat nomornya. Mobil juga bukan jenis ambulans atau kendaraan lainnya yang sedang dalam kondisi darurat.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan mengatakan, siswa SMA di Cikembar yang menjadi korban pencabulan tidak terlihat depresi. "Kita dari P2TP2A...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tangan Eni Kusrini (33 tahun) warga Cikembar Kabupaten Sukabumi, kulit lumpia yang biasanya jadi bahan untuk membuat gorengan, disulap menjadi makanan ringan aneka rasa. Makanan ringan...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki pertengahan bulan Agustus ini, para pemilik usaha penyewaan sound system di Sukabumi sedang tersenyum lebar. Pasalnya, bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, para penyedia jasa...

SUKABUMIUPDATE.com - Rahayu Lestari (16 tahun) masih tak bisa menyembunyikan tangis harunya. Siswi kelas X MAN 3 Sukabumi tersebut adalah anggota Paskibra Kecamatan Surade yang saat itu hendak bertugas...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya