Menu

02 Agu 2019, 21:26 WIB

Gempa Magnitudo 7,2 di Banten, Empat Rumah di Jampang Tengah Rusak dan Ambruk

Kondisi rumah di Desa Nanggerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Empat rumah di Desa Nanggerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi mengalami ambruk dan rusak sedang akibat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 sekitar pukul 19.03 WIB, Jumat (2/8/2019). 

BACA JUGA: Ujung Genteng Waspada Tsunami Pasca Gempa Magnitudo 7,4 di Sumur Banten

Informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, rumah permanen tersebut diantaranya milik Hali (50 tahun) warga Kampung Ciawitali RT 16/03, kemudian Yadi (33 tahun) warga Kampung Cibeletong Rt 18/033, ketiga  Kusna (60 tahun) warga Cirawa RT 17/034, dan terakhir Mis'at (54 tahun) warga Kampung Cigedang RT 23/04, Desa Nanggerang, Kecamatan Jampang Tengah.

"Dua rumah ambruk dan dua lagi rusak parah, dari laporan yang masuk, tidak ada korban jiwa namun salah satu istri pak Hali pingsan karena syok," kata salah seorang tokoh di Kampung Cirawa, Desa Nangerang, Abdilah Asmara kepada sukabumiupdate.com. 

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 7,2 di Banten, Aliran Listrik di Cisaat Sukabumi Padam

Menurut Abdilah dua rumah yang mengalami ambruk milik Hali dan Yadi, sedangkan rusak sedang milik Kusna dan Mis'at. "Dari empat kepala keluarga yang terdampak itu, sebagian mengungsi ke rumah tetangganya dan sebagian lagi memilih tetap tinggal," pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada data resmi dari BPPBD Kabupaten Sukabumi yang terdampak dari gempa berkekuatan magnitudo 7,4. Titik gempa terletak pada koordinat 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau 147 kilometer arah barat daya Sumur, Banten.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya