Menu

02 Agu 2019, 20:59 WIB

Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 Warga Pesisir Palabuhanratu Panik Cari Tempat Tinggi

Warga Palabuahratu memenuhi badan jalan menuju tempat tinggi pasca gempa Jumat malam (02/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Warga pesisir pantai teluk Palabuhanratu langsung berhamburan keluar rumah mencari tempar tinggi, sesaat setelah gempa kuat mengguncang kawasan tersebut.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 7,2 di Banten, Aliran Listrik di Cisaat Sukabumi Padam

Selain Ujung Genteng, Palabuhanratu masuk dalam salah satu zona waspada tsunami akibat gempa dangkal di 147 kilometer Barat Daya Sumur Banten dengan kekuatan magnitudo 7,4 pada Jumat (2/8/2019) malam sekitar pukul 19.03 WIB.

Kepanikan ini terekam dalam sejumlah video amatir yang didapatkan redaksi sukabumiupdate.com dari warga Palabuhanratu. “Kami sekeluarga langsung keluar naik motor, rencana ke bukit Kiaralawang yang tinggi,” jelas Tiara Andrias, salah seorang warga Citepus yang mengungsi.

BACA JUGA: Ujung Genteng Waspada Tsunami Pasca Gempa Magnitudo 7,4 di Sumur Banten

Warga pesisir Palabuannratu saat ini terpantau memenuhi perbukitan Kiaralawang, Jajaway dan dataran tinggi lainnya, termasuk sekitar Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi. “Kami disini dulu saja sampai benar benar aman,” sambung Tiara.

Hal yang sama terjadi di sekitar Kantor Desa Ujung Genteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi. Kantor desa dipenuhi warga pesisir pantai yang berusaha mencari tempat aman, pasca peringakatan tsunami dengan status waspada untuk wilayah pesisir selatan Sukabumi.

Ujunggenteng sendiri adalah satu dari 18 kawasan yang berstatus waspada dan siapa tsunami pasca gempa magnitudo 7,4 di Sumur Banten.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya