Light Dark

Pasang Bendera Kuning, Aksi Warga Padabeunghar Sukabumi Protes Kerusakan Jalan Provinsi

Sukabumi | 18 Jul 2019, 10:57 WIB

Pasang Bendera Kuning, Aksi Warga Padabeunghar Sukabumi Protes Kerusakan Jalan Provinsi

Sukabumi | 18 Jul 2019, 10:57 WIB
Bendera kuning dipasang di tengah jalan provinsi tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi. Aksi ini sebagai protes kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. | Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Kerusakan Jalan Provinsi di wilayah Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi yang tak kunjung diperbaiki membuat kesal warga Desa Padabeunghar. Sebagai bentuk protes, warga memasang bendera kuning yang biasa dipasang di rumah duka ketika ada orang meninggal.

Bendera kuning ini dipasang di tengah jalan dan di pohon. Warga juga memasang spanduk-spanduk yang mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah yang seakan mengabaikan kondisi jalan tersebut.

BACA JUGA: Truk Tambang Ditengarai Penyebab Jalan Padabeunghar Sukabumi Rusak

Warga Kampung Padabeunghar RT 06/02, Desa Padabeunghar, Arfan Firdaose (34 Tahun) mengatakan, rusaknya jalan provinsi yang menghubungkan ke daerah selatan Kabupaten Sukabumi ini diperkirakan sudah lima tahun lebih. Menurut dia, aksi memprotes Jalan Rusak ini bukan kali pertama dilakukan.

Warga memasang spanduk yang mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah yang seakan mengabaikan Kerusakan Jalan provinsi di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah. 

"Dulu pernah ada aksi seperti ini tapi tidak sebesar ini aksinya dan tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak terkait. Artinya, mungkin pihak terkait sudah pada mati karena tidak pernah menanggapi keluhan-keluhan dari warga selama ini terkait Jalan Rusak ini," kata Arfan kepada sukabumiupdate.com, Kamis (18/7/2019).

BACA JUGA: Jalan Rusak di Padabeunghar Sukabumi Bikin Kesal Warga

Pantauan sukabumiupdate.com, jalan dipenuhi lubang dan bergelombang, permukaan aspalnya sudah terkelupas hingga batu-batu mencuat keluar. Keadaan ini menganggu arus lalu lintas. Ketika hujan lubang-lubang jalan digenangi air sedangkan ketika kemarau seperti ini jalan berdebu.

Kerusakan terjadi dari mulai Jembatan Padabeunghar Desa Padabeunghar hingga pertigaan yang menuju arah ke Cibuntu dengan jarak kurang lebih 10 Kilometer.

Kerusakan menurut Arfan banyak penyebabnya, dari mulai kurangnya perawatan kemudian tak tersentuh perbaikan sama sekali serta banyaknya kendaraan besar yang melintas.

"Dan yang menjadi penyebab utamanya kemungkinan banyaknya kendaraan pabrik berukuran besar yang bermuatan diluar kapasitas sehingga jalan tidak mampu menahan beban muatan mobil tersebut," bebernya.

BACA JUGA: Jalan Rusak, Pohon Pisang 'Tumbuh' di Tengah Jalan Padabeunghar Sukabumi

Dengan adanya aksi ini, warga berharap adanya perbaikan sebab jalan tersebut sangat vital karena menjadi akses pendidikan, ekonomi dan pertanian. 

"Ingin ada perbaikan jalan yang sudah bertahun-tahun kondisinya semakin parah," tandasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

RUSLAN AG

Reporter