Menu

04 Jul 2019, 17:11 WIB

Minim Air Bersih, Warga Bojonggenteng Rela Antre di Pinggir Jalan

Warga Kampung Cimuncang, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggeteng, Kabupaten Sukabumi rela mengantre untuk mendapatkan air bersih. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Minim pasokan air bersih mulai dirasakan warga Kampung Cimuncang, Desa Bojonggenteng,  Kecamatan Bojonggeteng, Kabupaten Sukabumi. Hampir setiap hari mereka harus mengantre di saluran air yang disediakan salah satu perusahaan.

"Sumur di rumah surut, airnya kecil yang keluar dari keran," ujar warga setempat, Ujang (37 tahun) saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Kamis (4/7/2019).

BACA JUGA: 350 Liter Perdetik, Pasokan Air Bersih di Cikembar dan Sekitarnya Masih Aman Ditengah Kemarau

Ujang mengatakan, mayoritas warga yang berada di kampung mengandalkan air sumur untuk hidup. Hanya beberapa yang tersambung saluran air PDAM. "Ada yang pake air PDAM, tapi kebanyak sih pakai air sumur," terangnya

Setiap harinya, lanjut Ujang, ia membutunkan pasokan air bersih sebanyaknya 250 liter untuk usahanya. Untuk mengumpulkan air sebanyak itu Ujang setiap harinya harus mengumpulkan air 35 liter. "Kalau mau 250 liter, itu harus nunggu seminggu," papar Ujang

BACA JUGA: Kekeringan, Warga Desa Warungkiara Sukabumi Jalan Kaki 2 KM Cari Air Bersih

Musim kemarau saat ini bukan pemicu warga kampung tersebut kekurang air bersih. Ujang menambahkan musim-musim biasa pun para warga kerap mengantri, lantaran di kampungnya terdapat warga yang memang tidak mempunyai saluran air bersih. 

"Musim-musim biasa juga ada aja warga yang kesini karena di rumahnya enggak ada saluran air," tutupnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan ibu-ibu di Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menggeruduk kantor Desa Citarik, Senin (30/3/2020). Para ibu-ibu tersebut melakukan demontrasi ke kantor desa lantaran kesal masih ditagih oleh...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya