Menu

25 Jun 2019, 12:23 WIB

Bangkai Paus Dikubur di Pesisir Pantai Geopark Ciletuh

Perangkat Desa Mandrajaya bersama warga menggali untuk kuburan bangkai paus di pesisir Pantai Cikadal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/6/2019) siang. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Bangkai paus yang diperkirakan berbobot 200 kilogram dan panjang dua meter lebih, dikubur di pesisir Pantai Cikadal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/6/2019) siang.

BACA JUGA: Bangkai Paus Terdampar di Kawasan Pesisir Geopark Ciletuh

"Tadi sempat mengecek ke lokasi terdamparnya paus. Setelah pengecekan saya angsung memberikan laporan kepada semua instansi. Tapi sehubungan ada kegiatan lain, saya tidak lama  berada dilokasi. Saya pun memberikan intruksikan kepada perangkat desa dan warga untuk mengurus bangkai paus tersebut. Bangkai paus dikubur tadi pukul 11.00 WIB," jelas Kades Mandrajaya, Agustina Abdul Hasanudin, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (25/6/2019).

Sebelumnya, bangkai paus tersebut ditemukan warga terdampar di pantai yang termasuk kawasan Geopark Ciletuh pada Senin (24/6/2019). Bangkai mamalia laut tersebut terdampat di dekat proyek pembuatan jogging track menuju Pulau Mandra. Di tubuh paus tersebut ditemukan luka.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengaku baru akan mempertimbangkan karantina wilayah secara parsial apabila hasil pemeriksaan Covid-19 sudah bisa didapat. Sebelumnya, Fahmi mengaku sudah mengirim sampel 60 warga...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya