Menu

29 Mei 2019, 11:53 WIB

Anak Korban Kebakaran Sagaranten Butuh Perlengkapan Sekolah dan Seragam

Puing-piung empat rumah yang ludes terbakar di Kampung Tanjung, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/5/2019) lalu. | Sumber Foto:Demmi Pratama

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran yang terjadi di Kampung Tanjung, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Minggu (26/5/2019) lalu meninggalkan duka bagi empat keluarga pemilik rumah yang habis di lalap si jago merah.

Selain kehilangan rumah, empat keluarga tersebut kehilangan seluruh barang-barang berharganya. Rumah yang terbakar itu adalah milik Henhen, Solihin, Jamal dan Solih. Kini empat keluarga yang terdiri dari 15 jiwa itu masih mengungsi di rumah sanak saudaranya.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Empat Rumah di Sagaranten Sukabumi

Solihin (33 tahun) merupakan salah satu pemilik rumah dari empat rumah yang di lalap si jago merah. Kebakaran tersebut melumat habis surat berharga, sepeda motor, dan hasil pertanian.

Rumah Solihin ini diduga menjadi sumber awal munculnya api yang kemudian merembet ke tiga rumah lainnya yang berdempetan.

"Tiba-tiba api menyala di kamar depan. Saya berusaha memadamkan ambil air dan menyiramkannya. Di kamar itu ada motor,  karena ada sepeda motor jadi api cepat membesar karena menyambar ke sepeda motor," ujar Solihin kepada sukabumiupdate.com, Rabu (29/5/2019.

Dari empat keluarga ini, rata-rata mereka memiliki anak yang masih sekolah dan akibat kebakaran ini anak-anak kehilangan alat-alat belajar mereka. Salah satunya, Aulia (10 tahun) anak Henhen.

Aulia yang masih duduk dibangku kelas IV SD ini mengaku kehilangan seluruh peralatan sekolahnya dan dirinya bingung saat masuk sekolah tiba nanti. 

BACA JUGA: Kebakaran di Ciambar Sukabumi, Satu Orang Tewas Terpanggang

"Seragam, buku, dan peralatan sekolah saya terbakar. Bahkan baju pun semuanya terbakar. Pakaian yang tersisa hanya yang dipakai saja," lirihnya.

Aulia dan beberapa anak lain yang rumah dan barang-barangnya terbakar ini tinggal menumpang di rumah saudara. Sedangkan para tetangga memberi mereka pakaian ganti.

"Saat ini kami tinggal menumpang di rumah saudara, baju ganti ini juga di kasih sama tetangga karena baju saya semua habis terbakar," pungkasnya.

Reporter : DEMMI PRATAMA
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menemukan setidaknya 382 pedagang di 64 pasar berbagai daerah positif Covid-19. Dari total tersebut 25 orang diantaranya meninggal dunia karena terpapar penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen Bioskop Moviplex Sukabumi mengaku sudah menyiapkan skenario untuk nanti diterapkan saat bioskop tersebut kembali dibuka dalam pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) alias new normal di Kota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya