Menu

30 Apr 2019, 15:46 WIB

BPBD Kota Sukabumi: Warga di Tebing Sungai Cipelang Gede Harus Dievakuasi

Longsor yang terjadi di tebing sungai Cipelang Gede, Kampung Warung Kalapa RT 01/01, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi akan fokus terhadap aspek pengurangan resiko bencana serta mitigasi bencana longsor tebing sungai Cipelang Gede di Kampung Warung Kalapa, RT 01/01, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Tebing sungai Cipelang Gede yang longsor pada Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 03.00 WIB mengancam rumah milik Ajat (51 Tahun) dan Ahmad (60 Tahun).

Kepala BPBD Kota Sukabumi Asep Suhendrawan menyatakan, fokus BPBD saat ini yaitu melakukan musyawarah dengan masyarakat sekitar serta mengajak SKPD lainnya untuk melakukan pengurangan resiko bencana atau mitigasi bencana di daerah tersebut. Sebab, sejumlah pemukiman warga di atas tebing dekat sungai Cipelang Gede itu memiliki resiko yang sangat tinggi jika terus menerus berada di area tersebut.

BACA JUGA: Dua Rumah Nyaris Jatuh Akibat Longsor Di Lembursitu Sukabumi

"Kita kan ingin mencegah, jangan nunggu sampai kejadian, syukur Alhamdulillah ini juga tak ada korban jiwa. Saran dari kita ya warga di tebing ini harus dievakuasi dan meninggalkan rumahnya," ujar Asep.

Terkait rencana evakuasi, Asep mengungkapkan, perlu dimusyawarahkan dengan SKPD lainnya terutama Balai Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sukabumi untuk menemukan solusi dan titik terang. 

Apabila warga yang berada di tebing tersebut harus pindah, dapat dibantu dalam aspek biayanya dan jika akan dilakukan rekonstruksi tebing tersebut juga akan disiapkan anggarannya oleh pemerintah.

BACA JUGA: Longsor di Lembursitu Sukabumi, Nyaris Renggut Nyawa Satu Keluarga

"Kalau saya punya uangnya atau BPBD ada anggaran buat ngebantu pak Ahmad dan pak Ajat terkait pemindahan atau perbaikan konstruksi rumah, pasti sekarang juga bisa. Tapi kan ini ada kewenangan di instansi PSDA juga. Ini saya sudah mengumpulkan data di lapangan, hari ini saya langsung ke PSDA memberikan laporannya," tukasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi Cabang Cicurug, terus berupaya meningkatkan pelayanan prima bagi nasabah. Hal itu untuk memberikan rasa puas dan kenyamanan bagi nasabah, sehingga jumlah...

SUKABUMIUPDATE.com -  Penyerang Persib Bandung, Wander Luiz merasa sudah mulai bisa melakukan kombinasi yang baik bersama rekannya di lini depan Maung Bandung, Geoffrey Castillion usai menjalani dua laga uji...

SUKABUMIUPDATE.com -  Telur salah satu sumber energi dan protein tertinggi. Karena itu, telur selalu menjadi pilihan menu diet untuk menurunkan berat badan. Dikutip dari suara.com, Selain tinggi protein, telur juga...

  SUKABUMIUPDATE.com - Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr Hondo Suwito menyatakan, Kabupaten Sukabumi dengan jumlah penduduk 2,5 juta jiwa idealnya membutuhkan darah hingga 50 ribu labu per tahun.  Hal itu, kata...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya