Menu

Selasa, 16 April 2019, 06:10 WIB

Jembatan Kampung Adat Sukabumi Belum Ada Perbaikan, Warga Kebingungan

Sebuah sepeda motor saat melintas darurat yang menghubungkan Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak dengan Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/4/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Lebih dari sepekan berlalu sejak jembatan penghubung Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak dengan Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang berada di Kampung Cisarua yang hanyut tergerus banjir bandang. Lantaran menjadi akses utama, akhirnya warga berinisiatif membangun jembatan sementara, dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.

BACA JUGA: Darurat, Warga Bangun Jembatan Penghubung Kampung Adat Sukabumi

Jembatan yang juga akses ke penghubung Kampung Adat Sirnarasa dan Ciptagelar itu adalah akses utama warga yang hendak berpergian, baik ke pasar maupun berkebun. Kondisi jembatan yang belum mendapat perbaikan akhirnya menuai keluhan warga. Salah satunya Edah (42 tahun) warga Kampung Ciptarasa yang sehari-hari biasa berbelanja ke Pasar Palabuhanratu.

"Kondisi ini sudah satu minggu lebih. Saya ke pasar dua hari sekali menggunakan angkutan kendaraan roda empat. Setelah jembatan rusak, biaya perjalanan dari Pasar Palabuhanratu ke rumah jadi naik hampir dua kali lipat. Biasanya ongkos itu Rp 100 ribu sekali ke pasar, sekarang mah jadi Rp 150 ribu," ujarnya, Senin (15/4/2019).

Naiknya ongkos perjalanan ke pasar membuat Endah terpaksa harus mengurangi jatah belanja untuk keperluan usaha warungnya. 

"Ada jalan lain, cuman jauh. Biasanya satu jam dari pasar sampai ke rumah. Kalau lewat jalan lain yang memutar itu butuh waktu dua jam. Otomatis ongkos juga naik kan, ya mending lewat sini meskipun harus berganti kendaraan pakai motor," jelasnya.

Sementara itu, Abay Ariyanto (27 tahun) menambahkan, warga yang akan pergi berkebun juga terpaksa harus menyeberangi Sungai Cisarua, meski harus bertaruh nyawa saat melintas. Hal itu rela dilakukan ketimbang melewati jalur lain yang memakan waktu lebih lama.

"Warga berharap jembatan ini segera diperbaiki. Bukan Ibu Edah saja yang selalu berbelanja di pasar dan melewati jembatan Cisarua ini, masih ada beberapa orang lagi yang seperti Ibu Edah yang memiliki usaha warung yang rutin ke pasar," ujar Abay.

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Kampung Adat di Sukabumi Putus, Warga Nekat Seberangi Sungai

Sementara itu, Yogi (18 tahun) siswa Kelas II MA Miftahusaadah berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut. Yogi mengaku seringkali dihantui rasa was-was saat berangkat atau pulang sekolah, begitu melihat air sungai besar dan menghambat sekolahnya.

"Inginnya cepat dibangun kembali, karena kalau airnya sedang besar, saya nanti sudah dipastikan tidak bisa menyeberang," singkat Yogi.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Syukuran Seren Taun Ngamumule Pare merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan masyarakat Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. BACA JUGA: Puncak Acara Seren Taun Kasepuhan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kampung adat Kasepuhan Sinar Resmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi tengah melangsungkan acara Seren Taun yang ke-440. Wisatawan yang ingin menghabiskan libur akhir pekan dengan cara berbeda, bisa datang...

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menurunkan tim teknis untuk melakukan kajian serta penanganan putusnya jembatan Cileuleuy di Kampung Cileuleuy, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kamis (16/5/2019). Kajian ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan Cileuleuy di Kampung Cileuleuy, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, putus, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur. Akibat kejadian ini warga dari arah...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya