Menu

22 Peb 2019, 20:08 WIB

Pasca Puting Beliung, SPBU Kadupugur Sukabumi Dipasang Garis Polisi

Aparat kepolisian memasang garis polisi pasca puting beliung memporakporandakan SPBU Kadupugur, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/2/2019). | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi mendatangi lokasi SPBU Kadupugur, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/2/2019) pasca hujan es dan angin puting beliung memporakporandakan SPBU tersebut. Pantauan ke lokasi dipimpin langsung Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi.

BACA JUGA: Dua Motor Rusak, Kesaksian Petugas SPBU Kadupugur Sukabumi Saat Puting Beliung

Nasriadi menegaskan, untuk sementara waktu, pihak kepolisian akan menutup SPBU Kadupugur sambil dipasangi garis polisi. Hingga waktu yang tak ditentukan SPBU Kadupugur disarankan tidak beroperasi.

"Semua nozzle telah ditutup. Kita pasang police line. Sementara belum ada aktivitas. Semua penyalur nozzle dengan bunker bensin dihentikan. Kemudian listrik sedang diatur agar tidak masuk ke SPBU ini," tegas Nasriadi kepada sukabumiupdate.com.

Ia membenarkan, SPBU porak poranda usai terjadi hujan es yang disusul angin puting beliung hingga mengakibatkan atap SPBU roboh.

"SPBU ini bisa kita lihat bagaimana kerusakannya sangat parah. Pada saat kejadian, memang tidak ada mobil yang mengisi bensin, tetapi ada satu motor. Mesin nozzle tidak rusak, cuman atapnya hancur. Enam karyawan yang sedang bekerja pada saat itu menyelamatkan diri, sehingga tidak jadi korban," lanjutnya.

BACA JUGA: Puting Beliung Porak-porandakan Cicantayan Sukabumi, SPBU Kadupugur Ambruk

Selain SPBU, sambung Nasriadi, ada lebih dari 50 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Kebanyakan rusak di bagian atap.

"Kita juga masih mendata. Sampai saat ini kita masih belum menerima laporan dari masyarakat yang mengalami luka ringan, sedang, berat, maupun meninggal dunia. Baru mendata jumlah kerugian materiil bersama BPBD Kabupaten Sukabumi," tandasnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, demi keamanan masyarakat dan sesuai standar keselamatan, untuk sementara SPBU tersebut tidak beroperasi.

Namun demikian, Pertamina memastikan kejadian tersebut tidak mempengaruhi pendistribusian dan ketersediaan BBM bagi masyarakat di wilayah Cibadak, Sukabumi. Sebagai alternatif, masyarakat bisa mendapatkan layanan BBM dari dua SPBU lain di wilayah Cibadak yakni SPBU 34.433.02 dan SPBU 34.433.07 yang keduanya berada di Jalan Raya Cibadak.

"Kami memastikan stok BBM di wilayah Cibadak aman. Saat ini, dua dari tiga SPBU di kawasan tersebut beroperasi normal. Sementara, satu SPBU mengalami kerusakan sehingga operasionalnya dihentikan sementara," jelas Dewi melalui keterangan tertulis yang diterima sukabumiupdate.com, Selasa (22/2/2019) petang.

BACA JUGA: Rusak SPBU Kadupugur Sukabumi, Saksi: Sebelum Puting Beliung Turun Hujan Es

Dewi menambahkan, perbaikan kanopi SPBU 34.433.01 di Jalan Raya Kadupugur yang rusak menjadi prioritas dan akan dilakukan setelah cuaca membaik. 

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai layanan dan produk Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," pungkasnya.

Reporter : SUHENDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bukan hanya pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, Indonesia juga masih dihantui ancaman penyakit TBC atau Tuberculosis. Dilansir dari Suara.com, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung,...

SUKABUMIUPDATE.com - Sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran hoaks oleh tiga terdakwa petinggi "Kekaisaran" Sunda Empire kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (7/7/2020). Mengutip Suara.com, dalam sidang kali ini, jaksa...

SUKABUMIUPDATE.com - Jerinx SID kembali dibuat kesal lantaran aku Instagramnya tidak bisa melakukan siaran langsung atau live. Jerinx menduga bahwa selama ini Instagram dikelola oleh pihak yang mendukung WHO. "WHAT...

SUKABUMIUPDATE.com - Puskesmas Nagrak kembali mencatat penambahan jumlah warga terdampak keracunan massal di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2020). BACA JUGA: Korban Keracunan Massal di Nagrak Sukabumi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya