Menu

14 Jan 2019, 13:08 WIB

Tanggul Mega Residence Rapuh, SMK Siliwangi Kota Sukabumi Jadi Korban

Petugas dari TNI, Polri dan BPBD sedang melakukan penanganan dan pembersihan bangunan kelas di sekolah SMK Siliwangi yang terdampak banjir pada hari Minggu (23/1/2019) sore kemarin. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang.

SUKABUMIUPDATE.com - Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Sukabumi, Ahdar Somali menjelaskan penyebab jebolnya tanggul di lingkungan SMK Siliwangi, karena konstruksi yang dibangun pihak perumahan Mega Residence dekat SMK Siliwangi itu rapuh. Hal tersebut hasil dari pemeriksaan bersama dengan timnya.

Ahdar juga mempertanyakan kepada pihak perumahan tersebut, apakah sebelumnya sudah mempunyai izin amdal ketika ingin mengalihkan aliran sungai Cibandung ke samping SMK Siliwangi, ditambah lagi dengan dibangunnya tanggul tersebut.

“Izin membangun itu kan sangat ketat, maksudnya agar tidak berdampak buruk seperti ini dikemudian hari,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (14/1/2019).

Selain itu, ia melihat konstruksi tanggul tersebut juga memiliki potensi rubuh jika dibiarkan terus menerus. “Komposisi air, tanah, batuan itu kan sangat penting, kita sudah peringatkan melalui mitigasi bencana,” tegasnya.

BACA JUGA: Talud Sungai Cibandung Jebol, SMK Siliwangi Kota Sukabumi Diterjang Banjir

Menurutnya, mitigasi bencana secara struktural selain melakukan sosialisasi mitigasi bencana adalah memberikan pemahaman kepada para pengembang dan juga pihak pemerintah untuk paham bahwa setiap apa yang dibangun itu akan berdampak pada sumber daya alam dan sumber daya manusianya.

“Dampaknya kan seperti ini, karena kurang tegasnya aturan tentang pembangunan dan juga pemahaman mitigasi bencana baik di tingkatan masyarakat dan pemerintah pun masih kurang, jadi terlihat tidak siap menghadapi bencana seperti ini,” pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah perahu bagan milik nelayan Pantai Cikembang, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi hancur setelah dihantam ombak, Kamis (16/5/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.  Informasi yang dihimpun perahu bagan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tawuran remaja terjadi di Kabupaten Bogor. Akibatnya seorang pelajar SMP berinisial SS (15) asal Kecamatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat tewas. Dilansir suara.com, delapan pelaku diamankan Polsek Cileungsi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan pelacakan atau tracing kasus Covid-19 meskipun telah memasuki level kewaspadaan zona hijau.  Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pihaknya terus melakukan tes swab...

SUKABUMIUPDATE.com - "Nama saya Almira dari gugus sembilan. Taraktakdung 2020, taraktakdung, taraktakdung, taraktak-tak-takdung. Pararunten akang teteh," ucap Almira dalam video. Bukan tanpa alasan Almira membuat video Tiktok tersebut. Video tersebut...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya