Inilah Titik Banjir yang Terjadi di Kota Sukabumi

Minggu 13 Januari 2019, 15:12 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah wilayah di Kota Sukabumi diterjang banjir yang disebabkan hujan deras yang mengguyur sehingga sejumlah sungai meluap, Minggu (13/1/2019) sore. Dari data yang diperoleh BPBD Kabupaten Sukabumi, banjir terjadi di tujuh kelurahan yaitu:

1. Kelurahan Kebonjati

RT 05 dan RT 06 di RW 06, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Banjir disebabkan luapan Sungai Cileles karena debit air meningkat dan kondisi sungai mengalami pendangkalan. Dampak dari kejadian tersebut puluhan rumah terendam air hingga 50 sentimeter.

2. Kelurahan Sriwedari

Banjir menerjang di sekitaran SMK AMS, Gang Titiran, banjir diakibatkan tanggul jebol lalu air masuk sekolah mengenai empat Ruang Kelas Belajar (RKB).

3. Kelurahan Benteng

Banjir menerjang di sekitaran Kantor Dishub dan sekitarnya, banjir merendam kawasan sekitar setinggi 50 sentimeter.

4. Kelurahan Cikole

Banjir menerjang di sekitaran samping rumah makan Ibu Bunut, Jalan Suryakencana belakang, rumah dokter NUR UB SMAK BPK Penabur, RT 01/07 Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Dampaknya, sejumlah rumah dengan pagar ambruk menimpa beberapa rumah warga

5. Kelurahan Nangeleng

Banjir menerjang di sekitaran RW 10, Kelurahan Nangeleng. Hasil pengecekan tim BPBD Kota Sukabumi, informasi banjir akibat sungai Cisuda meluap.

Banjir bandang ini meluap mengenai RW 10, Kelurahan Nangeleng. Dalam peristiwa ini kurang lebih 50 rumah warga yang ada di RT 04, 05 dan 09 terkena luapan air tersebut setinggi kurang lebih 70 sentimeter. Selain rumah warga, ada warung, kios, PAUD Al Muhtar juga terendam. Atas kejadian ini mengakibatkan kerusakan antara lain sawah, kolam, perabotan rumah, pakaian, kasur, dll. Terpaksa ada beberapa Keluarga yang diungsikan, antara lain atas nama Herman (38 thn). BPBD telah berkoordinasi dengan Kelurahan Nangeleng yang diwakili oleh Budi untuk segera melaporkan secara tertulis dalam waktu 1x24 jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi yang belum dapat dipastikan.

6. Kelurahan Sukakarya

Banjir menerjang di sekitaran RT 02/04, Kelurahan Sukakarya.

7. Kelurahan Karamat

Kopeng kaler, RT 02/07, Karamat, merendam rumah Entis (55 tahun) untuk sementara diungsikan ke saudara.

8. Belakang Taman Bahagia

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi19 April 2024, 21:04 WIB

Kronologi dan Dugaan Penyebab Meninggalnya Siswi Sukabumi saat Ikut Tes Seleksi Paskibraka

Berikut kronologi dugaan penyebab meninggalnya Kayla Nur Syifa Siswi Sukabumi peserta seleksi Paskibraka.
Suasana rumah duka Kayla Nur Syifa di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Asep Awaludin
Life19 April 2024, 20:29 WIB

5 Penjelasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Tanpa Sebab

Ketika seseorang menangis tanpa alasan yang jelas, hal itu seringkali dapat menjadi pengalaman yang membingungkan dan membuat frustrasi.
Kenapa seseorang mudah menangis tanpa sebab | Foto : pixabay/jouycristoo
Sukabumi19 April 2024, 20:11 WIB

Ratusan Buruh Garmen di Cicurug Sukabumi Demo Tuntut Perusahan Bayar Gaji

Ratusan buruh pabrik garmen berdemonstrasi di depan halaman PT Indo Garment Lestari (IGL) tepatnya di Kampung Bojong Pereng, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024).
Sejumlah buruh pabrik garmen melakukan aksi demo di depan halaman PT IGL | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi19 April 2024, 20:05 WIB

Cita-citanya Polwan, Orang Tua Terpukul Kehilangan Kayla Siswi Peserta Paskibraka Sukabumi

Orang tua Kayla Nur Syifa peserta seleksi Paskibraka Kabupaten Sukabumi yang meninggal punya cita-cita jadi Polwan.
Orang tua Kayla Nur Syifa peserta Paskibraka Kabupaten Sukabumi yang meninggal saat diwawancarai sukabumiupdate.com di rumah duka (Sumber : SU/Asep Awaludin)