Menu

Rabu, 09 Januari 2019, 16:48 WIB

Cerita Hadi, Warga Tegalbuled Saat Guncangan Gempa Merusak Rumahnya

Dinding dapur rumah di Kampung Cipari RT 002/008, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat guncangan gempa 5.4 SR yang mengguncang pada Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 16.54 WIB. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Hadi (61 tahun) langsung tersadar dari tidurnya ketika mendengar suara gemuruh dari salah satu ruangan rumahnya di Kampung Cipari RT 02/08 Dusun Cibereum, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/1/2019) sore itu.

Ternyata dinding dapurnya jebol akibat guncangan gempa berkekuatan 5,4 SR yang terjadi 16.54 WIB. Namun Hadi tak merasakan guncangan gempa tersebut karena saat itu tidur setelah minum obat.

"Saat kejadian sedang istirahat di ruang sebelah, karena habis minum obat, dalam kondisi badan kurang sehat sampai akhirnya ketiduran," kata Hadi (61 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Rabu (9/1/2019).

Hadi mengungkapkan, saat kejadian dia seorang diri di rumah karena anak bungsunya, Ade Rio Saputra bersama cucunya Puzy Puspita Sari sedang pergi mengaji. Hadi bersyukur tak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Setiap hari dirumah tersebut, Hadi tinggal bersama anak dan cucunya. Adapun anak pertamanya, Anih (36 tahun) bekerja di luar negeri. "Kami hanya bertiga anak bungsu dan cucu, sedangkan anak pertama kerja istri meninggal dunia baru lima bulan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rambay, Suryadi mengatakan Pemdes Rabu pagi tadi mendapat laporan adanya kerusakan yang diakibatkan gempa bumi.

BACA JUGA: Dinding Rumah Warga Kecamatan Tegalbuleud Sukabumi Jebol Diguncang Gempa

Dari hasil pengecekan ke lokasi bersama perwakilan Muspika Tegalbuleud, ternyata dinding tembok bagian belakang tempat menyimpan perabotan dapur dan ruangan makan ambruk. Untuk sementara waktu dinding ditahan pakai kayu agar tak kembali ambruk.

"Pihak Pemdes akan berupaya mencari bantuan untuk perbaikan rumah tersebut," jelasnya.

Menurut Suryadi gempa tersebut begitu terasa guncanganya di Desa Rambay. Gempa bahkan dirasakan dua kali. "Memang kemarin di Desa Rambay terasa cukup besar sampai dua kali," singkatnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Gempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa dini hari, 5 Februari 2019, dan goyangannya dirasakan warga masyarakat di sejumlah kota di...

SUKABUMIUPDATE.com - Kematian tragis Nujurmudin (12 tahun) alias Godeg, Warga Kampung Tanjung, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi semakin menimbulkan teka-teki.  Abdurahman (21 tahun) kakak tiri Godeg mengaku, pertama kali...

SUKABUMIUPDATE.com - Mayat pria tanpa identitas kembali ditemukan di pantai wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Kali ini mayat tersebut ditemukan warga di wilayah Pantai Rawauncal Tegalbuleud, tepatnya di Kampung Rawauncal...

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengeluarkan surat penetapan masa pemulihan bencana tanah longsor pasca ditutupnya status transisi penanganan darurat bencana selama tujuh hari di Kampung Garehong, Dusun Cimapag,...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya