Menu

Rabu, 09 Januari 2019, 14:32 WIB

Kuli Bangunan Yakin Binatang yang Menyerangnya di Wardoy Sukabumi Seekor Macan

Masturo (51 tahun) menunjukan semak-semak tempat dirinya diserang binatang buas di Kampung Bantarpanjang RT 04/09, Keluruhan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Fadillah

SUKABUMIUPDATE.com - Masturo (51 tahun) yakin kalau binatang yang menyerangnya sejenis macan sebab memiliki bulu totol hitam kuning dengan ukuran tubuh sebesar kambing dewasa. Binatang itu memiliki ekor yang panjangnya sekitar 40 sentimeter. 

Binatang tersebut menyerang kuli bangunan ini ketika buang air kecil di semak-semak di Kampung Bantarpanjang RT 04/09, Keluruhan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Selasa (8/1/2019) siang. Semak-semak itu berada tak jauh dari rumah yang sedang dibangunnya. 

Menurut dia, binatang itu menyerangnya dengan sangat buas. Sebelum menyerang terdengar suara seperti dengkuran dan ketika Masturo membalikan badan, binatang itu langsung menerkamnya. Terkaman dan gigitan sangat kuat hingga membuat beberapa luka menganga pada tangan kanannya.

"Betul macan, bukan anjing. Warnanya totol-totol kuning hitam, saya bisa bedakan antara macan dan anjing, ukurannya sebesar kambing, ekornya panjang. Saya sampai guling-guling karena diterkam macan itu," ujar Masturo kepada sukabumiupdate.com, Rabu (9/1/2019).

Masturo dapat lepas dari serangan binatang buas itu setelah mengambil kayu dan memukul ke tubuh binatang itu berkali-kali. 

BACA JUGA: Dokter Temukan Tiga Luka Gigitan, Kuli Bangunan di Wardoy Sukabumi Diserang Hewan Buas

Kini Masturo sudah kembali bekerja dan luka yang dialaminya sudah mulai sembuh setelah disuntik vaksin di RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi. 

"Sudah membaik, kata dokter bisa sambil rawat jalan. Hari ini juga sudah mulai beraktivitas lagi, masyarakat mungkin masih tidak percaya, tapi saya yang mengalaminya langsung," jelasnya.

BACA JUGA: Kuli Bangunan di Wardoy Kota Sukabumi Diserang Binatang di Semak-semak

Sementara itu, warga sekitar Ajat (57) mengatakan sebelumnya belum pernah kejadian seperti ini. Menurut dia, jika memang benar binatang buas tersebut adalah seekor macan, Ajat meyakini bahwa macan tersebut kemungkinan lepas dari pemiliknya.

"Kalau memang benar macan asal muasalnya saja belum jelas, mungkin ada yang sengaja pelihara lalu lepas," pungkasnya.

Reporter : FADILLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com – Nasib 23 anak yang selamat dari bencana longsor di Kampung Garehong Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam masa pemulihan pasca tanggap...

SUKABUMIUPDATE.com – Nasib 23 anak yang selamat dari bencana longsor di Kampung Garehong Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam masa pemulihan pasca tanggap...

SUKABUMIUPDATE.com - Hadi (61 tahun) langsung tersadar dari tidurnya ketika mendengar suara gemuruh dari salah satu ruangan rumahnya di Kampung Cipari RT 02/08 Dusun Cibereum, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud,...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisian Resor Sukabumi membentuk tim khusus untuk mengusut kasus penemuan mayat Nujurmudin alias Godeg (12 tahun), di Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Mayat remaja pria itu ditemukan tewas...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya