Menu

Sabtu, 22 Desember 2018, 17:42 WIB

Delapan Tahun, Bapak Tua dan Anak Putus Sekolah Huni Saung Butut di Sagaranten Sukabumi

Rumah gubug bilik ukuran 2,5 x 2 meter yang dihuni Majen dan anaknya Reza di Kampung Cigaluga RT 1 RW 6, Desa Pasanggrahan, Sagaranten, Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Majen (70 tahun) beserta anaknya Reza (12 tahun), tinggal di Kampung Cigaluga RT 1 RW 6, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, tidak punya banyak pilihan. Selama bertahun-tahun, dua orang ini terpaksa menghuni saung butut di lahan kebun milik orang lain.

Saung yang mereka huni sama sekali tak nampak seperti hunian. Dindingnya hanya berupa bilik bambu yang sudah bolong. Ukurannya pun sangat sempit, hanya seluas lima meter persegi.

Bagian depan saung hunian Majen dan Reza tampak kumuh. Baju jemuran terlihat menumpuk di beberapa bentangan tali yang dibuat seadanya.

"Bapak Majen itu duda, sudah hampir 15 tahun hidup bersama satu orang anaknya yang putus sekolah," kata Salsa (39 tahun) tetangga Majen dan Reza kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (22/12/2018).

Salsa mengatakan, lahan yang ditempati bapak dan anak tersebut bukan hak milik. Mereka menumpang di saung yang berada di area kebun milik orang lain.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Majen dan Reza bekerja serabutan. "Sesuai dengan kemampuannya. Kasian, kalau turun hujan pada bocor, anaknya sering mengungsi di tempat pengajian," katanya.

BACA JUGA: Satu Keluarga di Tegalbuleud Sukabumi Tinggal di Rumah Berdinding Bilik Reyot

Melihat kondisi Majen dan Reza para tetangga berencana akan memindahkan hunian mereka. Kebetulan ada seorang tetangga yang memperbolehkan lahannya untuk dibangun hunian untuk bapak paruh baya dan anak putus sekolah tersebut.

"Rencananya kami bersama para pemuda setempat akan merehab dan sekaligus memindahkan lokasinya. Ada lahan pemberian warga, untuk bambu dan kayu sudah tersedia cuma kendalanya biaya pembangunan. Perlu uluran tangan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia sudah memiliki undang-undang (UU) yang menjamin keabsahan tandatangan digital tersertifikasi sejak 2008 dengan disahkannya UU No. 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun masih banyak pihak yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Teknologi terus berkembang, demikian pula yang terjadi di dunia otomotif. Selain makin maraknya produksi dan purwarupa Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL, fitur kekinian terus disematkan. Tak terkecuali...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepergian Zlatan Ibrahimovic dari LA Galaxy ternyata langsung direspons AC Milan. Menurut kabar terbaru, kubu Rossoneri siap menjual tiga pemainnya demi membeli pemain asal Swedia terebut. Ibrahimovic sendiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Malang nian gadis remaja karena dipaksa untuk melayani berahi ayah kandungnya sendiri berinisial MN (39). Bahkan, aksi pencabulan itu terhadap putri kandungnya itu dilakukan MN selama dua...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya