Menu

Minggu, 02 Desember 2018, 14:10 WIB

Musim Tanam, Petani Ciracap Sukabumi Resah Pupuk Phonska dan TS Langka

Petani di Kampung Puncaksuji Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap usai menanam padi di sawahnya. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Petani di beberapa desa di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, resah dengan langkanya pupuk jenis phonska dan TS.

"Minggu kemarin masih banyak di toko pupuk, sekarang sudah habis padahal masih banyak memerlukan pupuk," kata Mansur (60 tahun ) petani Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, kepada sukabumiupdate.com, Minggu (2/12/2018).

Pupuk jenis phonska dan TS sangat penting ketika padi berusia satu minggu, dengan demikian kebutuhan pupuk jenis tersebut sangat mendesak. Sebab petani di Kecamatan Ciracap itu mulai menanam pada awal November karena menjadi musim tanam perdana, sehingga banyak padi yang sudah harus mendapat pupuk phonska dan TS.

Mansur pun merasa heran dengan langkanya jenis pupuk, kalau pun pupuk langka akibat masa tanam tapi kenapa urea melimpah.

"Kedua jenis pupuk tersebut sangat penting untuk membantu pertumbuhan dan menyuburkan padi, terutama saat padi usia satu minggu," pungkasnya.

BACA JUGA: Sawah Petani Desa Citepus Sukabumi Diserang Hama Wereng

Petani lainnya, Pahrudin (55 tahun ) mengatakan, seminggu yang lalu pupuk jenis phoska dan TS masih banyak di toko pupuk harganya Rp 2.300 per kg, tapi ketika dibutuhkan seperti saat ini pupuk tersebut langka. Pahrudin pun heran disisi lain pupuk itu harus segera ada karena sangat dibutuhkan.

"Saat jenis phoska dan TS tidak ada di kios pupuk jadi kaget padahal kedua jenis pupuk tersebut sangat diperlukan oleh petani. Seminggu yang lalu memang masih ada dengan harga Rp 2300 per kilogram," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Proses Pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak di kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, berjalan kondusif. Terdapat lima desa yang melaksanakan Pilkades di Kecamatan Cikidang pada Minggu (17/11/2019), yaitu Desa Cikidang,...

SUKABUMIUPDATE.com – Empat desa di Kecamatan Ciemas Kabupaten sudah melaporkan rekap hasil penghitunga suara hasil Pilkades 2019. Ada enam belas calon kades yang bertarung menuju kursi kepala desa Ciwaru,...

SUKABUMIUDPATE.com - Jumlah korban keracunan di Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terus bertambah. Dari data terbaru, jumlah korban keracunan yang diduga dari makanan mencapai 77 orang. Dari jumlah itu,...

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, anak muda atau kalangan milienial yang melakukan usaha harus memiliki keberanian.  BACA JUGA: Tangani CPUGG, Pemkab Sukabumi Resmi Gandeng Izu Peninsula Jepang "Kalau tidak berani...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya